Sekitar 2.000 Penari Semarakan Karnaval Kemerdekaan Sabilulungan

Seni & Budaya

Minggu, 18 Agustus 2019 | 10:07 WIB

190818100831-sekit.jpg

Engkos Kosasih

SEKITAR 2.000 penari yang mengenakan cetok dan dikhiasi bendera merah putih pada bagian cetoknya menyemarakkan Karnaval Kemerdekaan Sabilulungan di Jalan Al Fathu Soreang Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung, Minggu (18/8/2019) pagi.

Mereka yang akan menari secara serentak itu dalam rangka menyambut HUT ke-74 Kemerdekaan RI. Para penari yang berasal dari berbagai sanggar di Kabupaten Bandung dan Kota Bandung itu, umumnya para pelajar SD, SMP, SMA, dan SMK.  Mereka menari jaipong memanfaatkan waktu libur sekolah, juga berasal dari berbagai sekolah.

Mereka terlihat antusias mengikuti pagelaran seni dan budaya menari jaipong yang dilaksanakan dan digagas Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung. Kegiatan ini juga didukung Kementerian Pariwisata RI dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar.

Antusias menari itu seperti ditunjukkan tiga penari ini, Cantika (16), siswi kelas 11 SMKN 10 Bandung, Ita Nurhasanah (16), kelas 11 SMAN 1 Rancaekek dan Keiza Mufarihana (15), siswi SMKN 10 Bandung.

Ketiga siswi dari 2.000 penari ini sengaja ikut serta pada pagelaran menari itu karena didasari hobi menari. Mereka hobi menari sejak usia 4-5 tahun, dan masih duduk di Taman Kanak-kanah. Untuk itu sudah 10-11 tahun menekuni tari jaipongan.

Cantika mengaku, menari merupakan bagian dari hobinya dalam kehidupan sehari-hari.

"Hobi menari ini keturunan dari orang tua, yang sama-sama penari," aku Cantika kepada galamedianews.com sebelum dimulai menarik serentak.

Ia pun mengaku ada kesenangan tersendiri dalam menari jaipongan, sehingga dirinya sudah terbiasa menari (latihan) empat kali dalam seminggu.
"Waktu latihan menari dari pukul 15.00-20.00 WIB, selama 5-6 jam," kata Cantika.


Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA