"Crude Aesthetics" Hiasi Pameran Seni di de Braga by ARTOTEL

Seni & Budaya

Jumat, 31 Mei 2019 | 14:06 WIB

190531140836--crud.jpeg

de Braga by ARTOTEL sebagai hotel pertama dalam kategori Curated Collections yang dioperasikan oleh ARTOTEL Group selalu berkomitmen menyelenggarakan pameran seni. Setelah sukses pada empat pameran seni sebelumnya, kali ini de Braga by ARTOTEL menyelenggarakan pameran berjudul “Crude Aesthetics”, bekerja sama dengan seniman Sulung Widya. Pameran seni “Crude Aesthetics” digelar 29 Mei hingga 25 Juni 2019 di ARTSPACE, lantai 2 de Braga by ARTOTEL.
    
Dari pameran tunggal sebelumnya di ARTOTEL Surabaya, Sulung Widya menyusun dan menggabungkan kembali imaji dari satu karya dengan karya lainnya yang diharapkan dapat melahirkan komposisi imaji baru yang lebih estetik. Ia mengumpulkan banyak gambar dari berbagai publikasi, buku, majalah, koran, dan poster kemudian dipilih, dipotong dan disusun menjadi bentuk gambar yang baru. Teknik ini juga menganalogikan identitas ganda yang memunculkan subyek yang mengacu pada asumsi identitas yang berbeda pada tingkat artikulasi yang kontradiktif, membuat imaji hibriditas, manusia dan mesin di situasi masyarakat urban.

Anton Susanto, General Manager de Braga by ARTOTEL mengatakan, de Braga by ARTOTEL hadir sebagai hotel yang memadukan seni kontemporer berkomitmen untuk memberikan pengalaman seni yang unik untuk tamunya. "de Braga by ARTOTEL dengan bangga mempersembahkan pameran seni "Crude Aesthetics" untuk para pecinta seni, terutama bagi tamu hotel agar menjadi pengalaman yang tak terlupakan untuk menginap di kawasan legendaris Braga," katanya.


Mengenai Sulung Widya
 
Sulung Widya lahir di Magelang tahun 1985, lulus dari fakultas Seni Rupa – Institut Seni Indonesia (ISI), Yogyakarta, jurusan Printmaking. Saat ini ia bekerja dan menetap di Yogyakarta. Berikut adalah beberapa kegiatan dan pameran seni yang pernah diikuti oleh Sulung Widya:

Artist  in residency
2016    “Akumassa Chronicle”, by Forum Lenteng in collaboration with Yayasan Pasirputih, North   Lombok, Indonesia.

Exhibition
2018    “The Makers” Art Jakarta, Yogyakarta Binnale Foundation X Equator Symposium X Galeri  Lorong, The Ritz-Carlton Pasific Place, Jakarta.
“Mei Mei” Art In Jogja, Ace House, Yogyakarta.
    “Magelang Youth Art Fair” Artos Mall Atrium, Magelang.
2017    “Paperu” Festival Kesenian Yogyakarta 29, Planet Pyramid, Yogyakarta.  
“Look Into The Labyrinth”, Tahunmas Artroom, Yogyakarta.
    “ When I think About The Death Of Painting, I Collage “, BTTF #3, Ace House, Yogyakarta.
2016    “ Hello Moto”, Live Painting, Liquid Bar and Kitchen, Yogyakarta.
    “ Print Parade #2 “, Studio Grafis Minggiran, Yogyakarta.
    “ Bangsal Menggawe “, Akumassa Chronicle Project, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.
2015    “ Bebas Tapi Sopan “, Visual Jalanan, Galeri Nasional, Jakarta.
“ FCAC Hearts Jogja #2 “, Roslyn Smorgon Gallery & Gabriel Gallery, Footscray Community Arts Centre,  Melbourne, Australia.
“ Surf An Enjoy “, Breaking The Myth, Live Painting, Parangtritis Beach.
2014      “Manifesto No 4, Keseharian”, Galeri Nasional, Jakarta.
              “Neo Iconoclasts” Langgeng Gallery, Magelang.
              “Growing Manual“ with Ace House Collective, SeMA (Seoul Art Museum) Seoul, Korea.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR