349 Penari Bersaing Jadi yang Terbaik pada Galamedia Menari Festival 2019

Seni & Budaya

Kamis, 25 April 2019 | 18:10 WIB

190425181127-349-p.jpg

SEBANYAK 349 penari dari 10 kabupaten kota di Jabar siap menjadi yang terbaik pada Galamedia Menari Festival 2019 di Gedung PPK Jln. Naripan Bandung, pada Jumat-Sabtu,  26-27 April 2019. Kegiatan ini bekerjasama dengan Masyarakat Seni Rakyat Indonesia (Masri),  Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung,  dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat.

Ke-349 penari dari 29 sanggar yang telah menyelesaikan abminitrasi sesuai yang ditetapkan panitia. Galamedia Menari Festival 2019 merupakan rangkaian acara peringatan Hari Tari Sedunia/World Dance Day (WDD) 2019. Dua kegiatan lainnya,  yakni 3000 Ronggeng Geber Bandung yang akan digelar di CFD Dago pada 28 April dan Bandung Ayo Menari 24 Jam di Gedung PPK dan ruang publik lainnya (teras Braga),  pada 28-29 April 2019.

"Sebenarnya masih banyak sanggar yang mau daftar, namun panitia membatasi tanggal pendaftaran untuk memudahkan pelaksanaan, " ungkap Dewan Pengarah Peringatan Hari Tari Sedunia, Mas Nanu Muda di Gedung PPK,  Kamis (25/4/2019).

Mas Nanu menambahkan,  pada Galamedia Menari Festival ini,  pihaknya tidak mengejar kuantitas sanggar tapi pada kualitas,  terutama dalam pembinaan para penari.  Karena menurut pengamatan dirinya,  hampir setiap sanggar menerapkan setiap penari mengejar (mengikuti) musik gamelan,  sehingga kaparigelan penari kurang terasah.

"Kami ingin merubah pola tersebut,  dan seharusnya gamelan mengikuti gerakan si penari sehingga ada keharmonisan,  dan daya kreatif dan inovasi semakin terasah, " ujarnya.

Pada Galamedia Menari Festival 2019 ini lanjut Mas Nanu, setiap sanggar wajib mengirimkan tiga katagori,  yakni penari tunggal,  duet (pasangan),  dan rampak (kelompok).  Sehingga setiap sanggar minimal mengirimkan 9 hingga 15 penari.

"Kami sengaja membuat tiga katagori,  karena yang dinilai adalah kualitas dari penari dari setiap sanggar bukan mencari kuantitas, " tambah pupuhu Masri ini.

Hal yang sama dikatakan penanggungjawab kegiatan peringatan Hari Tari Sedunia,  Edi Kusnaedi. Edi menyebutkan,  penyelenggaraan Galamedia Menari Festival  2019 ini,  berawal dari banyaknya pasang giri/Festival menari (jaipongan) yang hanya mengejar jumlah (kuantitas) saja, sedangkan dari sisi kualitas kurang diperhatikan.
Dengan alasan itulah lanjut Edi, pihaknya menggelar Galamedia Menari Festival bekerja sama dengan Masyarakat Seni Rakyat Indonesia (Masri),  Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung.

"Karena evennya berdekatan dengan hari Tari Sedunia, maka penyelenggaraannya disatukan dengan peringatan hari Tari sedunia tingkat Kota Bandung, " tandasnya.

Sedangkan Mas Nanu menambahkan, sanggar yang terpilih terbaik pada Galamedia menari Festival akan dibina selama setahun oleh Masri.  "Jika ada kesempatan akan diikutkan pada even regional maupun nasional, " tandasnya.

Untuk Dewan juri kata Mas Nanu,  panitia menetapkan tiga orang,  masing-masing dari Kabupaten Subang, Yogyakarta dan Solo.  Ketiganya merupakan praktisi dan akademisi seni yang berkompeten di bidangnya.

Pelaksanaan Festival Galamedia Menari akan dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, dan pelaksanaannya mulai 26 Aprlil 2019, untuk nomor urut 1-16 mulai pukul 13.00Wib dan tanggal 27 April 2019, Nomor urut 17 - 32.

Adapun sanggar peserta Galamedia Menari Festival sebagai berikut  :

1. Citra Rahayu
2. Dapur Pangbarep
3. Gondo Art Production
4. Arum Sari
5. Cantika Studio
6. Tanjungleuit Bandung
7. Putra Mayang Mandiri
8. Padepokan Kalangkamuning
9. Sakanca
10. Gunita DM 1
11. Gunita DM 2
12. Surya Medal 1
13. Surya Medal 2
14. Surya Medal 3
15. Puspa 134 Panorama
16. Putri Sunda
17. Rai Raka Purwakarta
18. Puspawangi Karawang
19. Jingga Bekasi
20. Satria Lumigar
21. Srikandi Sumedang
22. Roemah Tari Pangesti
23. SD Neo Mahardika
24. Jaga Baya
25. Jingga Buana
26. Karisma Asih
27. Giri Mayang
28. Jeni's Studio
29. P. Tari Oddory.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR