180914223841-seni-.jpg

Mardjan Zen

Seni Pertunjukkan Dorong Kegairahan dan Kesejahteraan

Seni & Budaya

Jumat, 14 September 2018 | 22:38 WIB

Wartawan: Mardjan Zen

SENI pertunjukan yang tumbuh di masyarakat utamanya berfungsi sebagai "Daya Hidup" atau kegairahan, kebaruan ekspresi bagi pelaku dan masyarakat yang di representasikannya. Untuk itu pemeliharaan artefak untuk keberlanjutan seni pertunjukkan juga mendorong terwujudnya kesejahteraan.

Demikian antara lain diungkap pelukis Herry Dim pada sesi dialog seni pertunjukan pada kegiatan menggali potensi ekonomi kreatif dalam bentuk pemetaan aktivasi ekosistem seni pertunjukkan Bandung Raya di Galeri Nyoman Nuarta, Jl.Setra Duta Raya No L.6, Ciwaruga, Bandung, Jumat (14/9/2018).

Kegiatan dialog berusaha menggali potensi ekonomi kreatif dalam bentuk pemetaan aktivasi ekosistem seni pertunjukan Bandung Raya yang dipandu Andar Manik sebagai moderator, menghadirkan pembicara antara lain ; Melani (IFI), Fx Widaryanto.

Dialog juga menyimpulkan beberapa hal antara lain : Monetasi seni pertunjukan penting untuk dikembangkan termasuk tumbuhnya profesi manajemen pertunjukan.

Pada poin lain di simpulkan, aktivasi ekosistem terlihat dari tumbuhnya linkage lintas subsektor, kolaborasi lintas geografis serta optimasi dukungan lintas kedeputian di Bekraf.

Aktivasi ekosistem seni pertunjukan Bandung Raya yang dibuka oleh Deputy Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif, Hari Santoso Sungkari, digagas secara kolaboratif oleh komunitas, pelaku, akademisi dan pemerintahan dengan tujuan menemu-kenali karakter ekosistem seni pertunjukan di wilayah Bandung Raya.

Seperti diberitakan galamedianews.com, selain penampilan seni Barongsay dari komunitas napak tilas Rancaekek Kabupaten Bandung, juga tampil antara lain; Ensemble Tikoro dari Bandung Raya serta pertunjukkan Jey Angklung dari Kabupaten Bandung Barat. Sasikirana Dance Camp, dll.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR