Pemkab Bandung Diverifikasi Anugerah Ki Hajar

Sabilulungan

Rabu, 6 November 2019 | 20:50 WIB

191106205112-pemka.jpeg


KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia (RI) melakukan uji petik dan verifikasi Anugerah Kita Harus Belajar (Ki Hajar) Untuk Kepala Daerah, di beberapa sekolah di wilayah Kabupaten Bandung. Peninjauan lapangan tersebut dilakukan, sebagai tindak lanjut dari proses pemaparan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung beberapa waktu lalu di Jakarta.

Anugerah Ki Hajar Untuk Kepala Daerah, merupakan salah satu upaya Kemendikbud untuk menyelaraskan langkah dalam melakukan transformasi pendidikan berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Tim dari Kemendikbud yang diketuai oleh M. Hasan Habibie itu, diterima Bupati Bandung H. Dadang M. Naser di rumah jabatannya di Soreang, Selasa (5/11/2019).

Turut mendampingi bupati, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung H. Juhana, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) H. Ernawan Mustika, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfo) Hj. Atih Witartih dan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) H. Marlan Nirsyamsu, serta beberapa perwakilan kepala sekolah.

Uji petik ini, ujar Bupati Dadang Naser, sebagai tindaklanjut dari ekpose Kepala Disdik dan Kepala Bappeda tempo hari di Jakarta. “Ini dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Bandung berbasis TIK,” terang bupati.

Bupati menuturkan, teknologi informasi dan komunikasi (TIK) merupakan salah satu pilar pembangunan peradaban manusia saat ini. Selain itu, TIK juga merupakan sarana penting dalam proses transformasi menjadi bangsa yang sejahtera, maju, mandiri dan berdaya saing.

Sementara itu, Ketua Tim M. Hasan Habibie mengatakan, revolusi pendidikan tidak bisa dilepaskan dari sentuhan birokrasi. Kebijakan, pemicu, stimulus, kompetisi maupun penghargaan diinisiasi di level pemerintah daerah (pemda), baik kabupaten/kota maupun provinsi.

“Kalau dulu penghargaan diberikan sebatas kepada siswa, guru atau sekolah yang berprestasi. Tapi melihat realitas di lapangan, kepala daerah sangat berpengaruh dan strategis dalam eskalasi (peningkatan) berbagai sektor secara luar biasa di daerahnya. Termasuk di dalamnya sektor pendidikan,” ungkapnya.

Kemajuan TIK saat ini, lanjut Habibie, sangat berpengaruh terhadap perubahan gaya hidup dan perilaku masyarakat. Kemajuan yang juga berimbas di dunia pendidikan.

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA