Tempat Parkir Terbatas, Kemacetan di Kawasan Pasar Baru Semakin Parah

Ramadan

Senin, 27 Mei 2019 | 09:21 WIB

190527092630-tempa.jpg

KEMACETAN yang terjadi di seputar Pasar Baru kerap dikeluhkan masyarakat yang melintas  di Jalan Otista, Kota Bandung  maupun yang  akan berbelanja di Pasar Baru. Kepadatan kendaraan semakin terlihat terutama saat  kunjungan ke Pasar Baru mengalami peningkatan, seperti halnya menjelang Lebaran 2019.

Beberapa faktor dinilai menjadi penyebab kemacetan sering terjadi disana, salah satunya fasilitas lahan parkir bagi pengunjung. 

Ketua Himpunan Pedagang Pasar Baru (HP2B) Iwan Suhermawan mengatakan,  saat ini lahan parkir di Pasar Baru terbatas, pada akhirnya masyarakat yang akan berbelanja memilih parkir di bahu jalan. 

"Baik mobil ataupun roda dua akhirnya parkirnya jadi dijalan diseputran Pasar Baru sehingga menimbulkan kemacetan," ujar Iwan seperti dikutip dari prfm, Senin (27/5/2019). 

Iwan menilai hal ini bukan semata menjadi tugas PD Pasar Bermartabat Kota Bandung  untuk mencari solusi, akan tetapi  perlu adanya dukungan dan kordinasi dengan pihak lainnya seperti Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol PP Kota Bandung. 

Iwan berharap ada antisipasi dari pemerintah mengenai kemacetan ini, pasalnya setiap menjelang lebaran hal ini kerap terulang.

"Tidak hanya PD Pasar saja, harus bisa semua pihak mengantisipasi, karena berulang-ulang setiap tahun,"ungkapnya. 

Iwan menambahkan, tingkat kunjungan ke Pasar baru menjelang Lebaran sudah mengalami peningkatan sejak beberapa hari lalu dan diprediksi akan mencapai puncaknya sejak H-5 menjelang Lebaran 2019. 

"Masih akan lebih ramai mendekati Lebaran, biasanya puncaknya itu lima hari sebelum lebaran," kata Iwan.  

Iwan mengatakan jika menilik kembali pada tahun sebelumnya, pada H-5 Lebaran nanti, para pengunjung yang berbelanja tidak hanya berasal dari kota Bandung saja, banyak pula pengunjung dari berbagai daerah.

Namun, pada dua hari sebelum lebaran atau pada H-2 Idul Fitri, Iwan memprediksi kembali adanya penurunan jumlah pengunjung. 

"kalau H-2  biasanya itu justru toko - toko sudah ada yang tutup karena yang belanja itu sudah berkurang,"pungkasnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR