Tol Cipali Dibuat One Way, Jalur Pantura Diprediksi Padat

Ramadan

Kamis, 16 Mei 2019 | 17:36 WIB

190516174343-tol-c.jpeg

Dally Kardilan

Kapolres Subang, AKBP H.Muhammad Joni berfoto bersama unsur pimpinan daerah usai rapat lintas sector sektoral Ops.Ketupat Lodaya 2019.

RENCANA pemberlakukan sistem one way di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) yang melintasi Subang dalam arus mudik 2019 mendatang membuat jajaran Polres Subang terus menyiapkan rencana pengamanan di Jalur Pantura.

“Kita prediksi Jalur Pantura berpotensi kembali semakin ramai seiring dipindahkannya perjalanan dari Jalur Timur Jawa Tengah dan sekitaranya ke Barat yang menuju Jakarta,“ kata Kapolres Subang, AKBP H.Muhammad Joni saat memimpin rapat koordinasi lintas sektoral di aula Patriatama Mapolres Jalan Mayjen Sutoyo, Kamis (16/5/2019).

Untuk itulah lanjut Joni, jauh hari sebelumnya dilakukan pemantau kondisi jalan termasuk putaran atau u-turn, perempatan serta pasar tumpah yang kerap menjadi masalah. Setelah ini mempersiapkan sarana dan prasarana pengamanan mudik agar bisa berjalan dengan lancar. Mulai dari titik personel yang akan diterjunkan serta pos pengamanan (pospam) serta cek point.

“Semuanya sudah siap dan tinggal pemantapan dengan adanya rapat koordinasi ini. Sebab di sana (Pantura-red) tidak ada kemacetan namun terjadi kepadatan pada saat arus baik mudik maupun balik disebabkan oleh para pengendara motor  yang melakukan mudik atau balik hampir bersamaan ditambah adanya aktivitas beberapa pasa yang dapat mennyebabkan kepadatan arus lalu lintas, “ ungkap Kapolres .

Kapolres didampingi Dandim 0605, Letkol Inf. Edi Maryono, Ketua DPRD, Asda I Pemkab.Subang, Danlanud Suryadarma, Kajari dan Danyonif 312 Kala Hitam meminta seluruh jajaran terkait termasuk dinas instasi serta para Camat untuk sama sama ikut menyukseskan operasi kemanusian Operasi Ketupat Lodaya 2019.

Selain itu, kata Joni, bila terjadi situasi yang tidak diharapkan seperti kepadatan lalu lintas  baik dijalur Utara, Tengah maupun Selatan, Polres Subang juga menyiapkan upaya antisipasi. Demikian pula bila terjadi penumpukan kendaraan di rest area atau pom bensin Tol Cipali, akan dialihkan keluar Tol Cilameri.

“Disana ada sekitar 500 meter jaraknya SPBU untuk pengisian bahan bakar,” ungkap Kapolres.

Sementara itu Kasatlantas Polres Subang, AKP AKP Rendy Setia Permana S.I.K, S.H, MM, didampingi KBO, Iptu Ikin dan Kanit Laka,Iptu U Zaenudin membentuk unit Quick Rescue Laka Lantas menjelang Operasi Ketupat Lodaya 2019. Unit ini terdiri dari Laka Lantas Polres Subang, Dinkes Kabupaten Subang, PMI Kabupaten Subang, Jasa Raharja, Satpoldam, PT.LMS, BPJS Kesehatan, dan  Dishub Kabupaten Subang.

Adapun materi yang dibahas pada kegiatan itu adalah Operasi Ketupat Lodaya 2019 dilaksanakan selama 13 Hari mulai 29 Mei s/d 10 Juni 2019. Dilakukan pembagian tugas masing-masing instansi, dinas dan penyedia jasa baik itu penyediaan mobil ambulance, pemadam kebakaran, maupun kendaraan derek.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR