Arus Mudik Lebaran 2019 di Jalan Tol Cipali Diprediksi 12 Persen

Ramadan

Rabu, 15 Mei 2019 | 20:32 WIB

190515203633-arus-.jpg

Kabar24 - Bisnis.com

ARUS mudik-balik Lebaran 2019 pada Jalan Tol Cikopo – Palimanan (Cipali), diprediksi terjadi peningkatan jumlah kendaraan sebesar 12 persen dibanding pada tahun 2018. Dimana pada 2018 pada H+3 jumlah kendaraan mencapai 94.597 unit, sementara 2019 ini diperkirakan mencapai 109.560 unit kendaraan dengan waktu yang sama.

Berdasarkan data yang diperoleh, pada tahun 2018, kendaraan yang melintas H-10 hingga H+10 mencapai 1.544.896 unit. Sementara untuk tahun 2019, diprediksi kendaraan yang akan melitas selama angkutan Lebaran mencapai 1.733.895.

GM Operasional PT Lintas Marga Sedaya (LMS), Suyitno mengatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan berbagai langkah, dalam mengantisipasi kepadatan kendaraan pada arus balik dan mudik tersebut.

"Jadi kita memang menghadapi kemacetan karena jumlan kendaraan yang cukup banyak dengan periode waktu yang sedikit," ungkapnya kepada wartawan di Gedung Serbaguna Kantor PT. LMS, Jln. Cilameri, Kabupaten Subang, Rabu (15/5).

Menurutnya PT. LMS selaku pengelola Jalan Tol Cipali dalam menambah berbagai fasilitas bagi para pengguna jalan tol, seperti merenovasi toilet yang ada di RSA type B, membangun masjid baru yang iconic, penambahan lapangan parkir dan lain sebagainya.

"Bulan Januari yang lalu kami bersama dengan group Astra juga telah melakukan Sinergi Penghijauan Cipali, dimana kurang lebih sebanyak 6000 pohon ditanam dilahan sekitar 20 hektar di area Interchange dan median," tuturnya.

Dikatakannya beragam penambahan dan perbaikan fasilitas tersebut, akan ditargetkan selesai pada H-10 sebelum Hari Lebaran. Selain itu, pihaknya juga terus berupaya melakukan perbaikan sejumlah titik jalan, yang mengalami kerusakan maupun bergelombang.

"Asumsi kami meningkatnya pengguna jalan tol, karena tarif pesawat yang mahal. Sehingga lebih memilih untuk menggunakan jalur darat pada mudik Lebaran ini," ujarnya.

Dalam mengantisipasi kemacetan, pihaknya juga akan menambah 14 gardu di Gerbang Tol Palimanan Utama, sehingga total yang dioperasikan mencapai 26 gardu. Ditambah dengan tenaga petugas tol 78 orang untuk membantu pelayanan transaksi oleh pengguna dan 18 orang untuk membantu mengatur arus lalu lintas.

PT. LMS juga menyediakan mobil patroli, ambulance, rescue, derek, PJR Kantib dan Turlalin khusus lebaran di Palimanan. LMS juga menyiapkan parking bay secara situasional, yaitu di KM 153A / 155B dan Cikopo A-B.

Lebib jauh, ketika diperlukan untuk mengatasi kemacetan arus mudik Lebaran di rest area/ jalan tol, akan diberlakukan rekayasa lalin oleh kepolisian berupa contra flow di sekitar area atau one way. Pemudik juga diharapkan sebaiknya tidak terlalu lama berada di rest area, guna menghindari penumpukan kendaraan yang menyebabkan macet. 

"Sementara di Gardu Palimanan, akan ada penambahan pembukaan gardu operasi. Selain itu, tersedia juga tambahan 10 Mobile Reader di GT Palimanan dan masing-masing 2 Mobile Reader di gerbang samping," terangnya.

Pihaknya mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol untuk selalu memantau lalu lintas di rute yang akan dilaluinya. Disarankan mengisi BBM diluar tol Cipali, terutama pada saat arus mudik dan arus balik nanti agar tidak terjadi penumpukan di dalam RSA dan gunakan 1 kartu uang elektronik untuk satu kendaraan. 

"Siapkan kartu elektronik dengan saldo yang cukup seusai tarif tol serta masuk – keluar tapping dengan kartu yang sama. Selain itu, memperhatikan hal-hal terkait keselamatan seperti memastikan kendaraan dalam kondisi prima, fokus pada rambu lalu lintas," tambahnya.(rio)**

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR