Dibanderol Rp 18 Miliar, Coronet Pamerkan Toilet Emas Anti-Peluru Bertabur Berlian

Ragam

Rabu, 6 November 2019 | 11:24 WIB

191106112052-anti-.jpg

dailymail

Saat kebelet, apa pun sepertinya akan dilakukan. Tapi apa iya semua akan dilakukan untuk mendapatkan toilet? Bisa iya atau tidak tapi sebuah produsen di Hong Kong belum lama ini memamerkan produk yang dijamin akan membuat siapa pun rela melakuan apa saja demi mendapatkannya. Setidaknya pencinta emas.

Ya, brand mewah Coronet yang dikenal dengan koleksi mewahnya milik Aaron Shum memamerkan produk anyarnya di even Second China International Import Expo, baru-baru ini. Produk dimaksud tak lain toilet emas bertatahkan berlian 400 karat senilai tak kurang dari  $1,288,677 atau Rp 18 miliar.  Tak hanya itu toilet luks ini pun dijamin anti-peluru.

Go big.

Bertabur puluhan ribu berlian.

Dikutip dari DailyMail, Rabu (6/11/2019) Coronet dikenal di kalangan selebriti dan sosialita Negeri Tirai Bambu sebagai produsen perhiasan high end. Untuk koleksi istimewanya ini mereka menghiasi toilet dengan 40,815 berlian yang totalnya mencapai 334,68 karat.  Sejauh ini pemilik brand, Aaron Shum menolak mengungkap apakah sudah ada yang menawar produk sensasionalnya itu.

Tapi terakhir kepada MailOnline ia melontarkan jawaban yang menyiratkan jika pihaknya lebih suka seandainya toilet ini tak digunakan. “Kami ingin membangun museum seni berlian sehingga lebih banyak orang bisa menikmati keindahannya,” katanya. Coronet juga dikabarkan tengah berupaya mencatatkan diri dalam Guinness World Record untuk toilet mewah dengan kategori berlian paling paling banyak.

Wanna?

Jika berhasil maka ini akan menjadi titel ke-10. Sebelumnya Coronet sudah sembilan kali tercatat dalam  Guinness World Record  berkat koleksi perhiasan premiumnya. Aaron juga memproduksi gitar bertabur berlian 400 karat seharga $2 juta atau Rp 27,9 miliar dan sepatu hak tinggi berhias  10.000 berlian pink bernilai $4,28 juta atau 59,8 miliar. Keduanya ikut  dipajang di Shanghai pada ajang yang sama.

Menanggapi toilet belasan miliar ala Aaron, netizen pun ramai-ramai berkomentar di Weibo, aplikasi lokal sejenis Twitter. Sebagian mengaku takjub tapi lebih banyak yang mengaku gagal paham.

Gitar Rp 27 miliar, sepatu Rp 59 miliar.

“Ini memang mewah tapi aku tak mengerti siapa yang butuh toilet anti-peluru?”, “Aku tak punya masalah dengan kekayaan tapi rasanya ada cara lebih pantas untuk menghabiskan belasan miliar..”, “Hanya satu pertanyaanku, mewah sih tapi apa tidak sakit duduk di atas taburan berlian?” Demikian komentar sejumlah netizen.

Suka atau tidak nyatanya ada saja yang rela merogoh kocek demi toilet bahkan kamar mandi dan wastafel superluks. Tahun 2001 misalnya pebisnis Hong Kong Lam Sai-wing menjadi berita setelah memamerkan toilet bling-bling miliknya yang total dibangun dengan biaya HK$38 juta atau Rp 66,7 miliar.

Wang dan toilet Rp 66 miliarnya.

Biaya tadi di antaranya digelontorkan untuk toilet emas dan lantai berukir dengan aksentuasi yang juga berbahan dasar emas. Ia mengaku terinspirasi kamar mandi mewah revolusioner Rusia, Lenin. Mengacu pada tulisan Lenin tahun 1921, kepada pers Lam mengaku sepakat dengan ahli teori politik tersebut terkait toilet luks.

Apa yang dikatakan Lenin? “Emas sudah seharusnya digunakan untuk kamar kecil setelah kemenangan sosialisme..”

Oh..

Editor: Mia Fahrani



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA