Tak Bisa Tua, Cedera Otak Akibat Benturan Pria Ini Terperangkap dalam Tubuh Bocah 6 Tahun

Ragam

Minggu, 3 November 2019 | 14:00 WIB

191103125336-tak-b.jpg

dailymail

Seorang pria  berusia 34 tahun asal Negeri Tirai Bambu terperangkap dalam tubuh seorang bocah akibat cedera otak yang dialaminya ketika  berusia enam tahun. Dikutip dari DailyMail kemarin, warga bernama Zhu Shengkai dari Provinsi Hubei ini mengklaim tubuhnya berhenti tumbuh setelah dirinya jatuh dengan kepala membentur batu saat masih kecil.

Zhu yang kini berprofesi sebagai tukang cukur juga mengaku tak pernah melewati masa pubertas. "Aku masih seperti anak kecil, jadi tidak bisa punya istri atau anak. Dan ya.. aku tidak bisa menjadi tua," selorohnya. Kepada  media lokal di Wuhan, ia juga menyebut meskipun usianya kini 34 tahun tapi fungsi tubuhnya masih belum matang layaknya anak-anak.

Zhu bersama ayah dan ibunya.

Karena tubuh dan suara bocahnya pula Zhu sering dikira masih kanak-kanak. Mengenai asal muasalnya, ia yakin semua dipicu insiden di masa kecil saat dirinya jatuh dengan kepala membentur batu. Dokter mengatakan Zhu mengalami  luka di kelenjar pituitari, bagian otak yang melepaskan hormon pengendali  pertumbuhan dalam tubuh.

Namun kurangnya layanan kesehatan pada tahun 1980-an di perdesaan tempatnya tinggal, kondisinya tidak pernah tertangani dengan baik. Menurut Zhu kepalanya tidak berdarah saat jatuh jadi ia pun tidak terlalu memikirkannya. Namun pada malam yang sama, Zhu mengalami demam tinggi yang berlanjut selama tiga hari.

Tetap ceria.

Orangtuanya kemudian membawanya ke klinik setempat dan ditemukan darah beku di otaknya. Ahli bedah mengangkat benjolan tersebut dan orangtua Zhu mengira sang anak  telah sembuh. Tiga tahun berlalu ia terbilang sehat  seperti anak-anak lainnya. Tetapi ketika usianya mencapai sembilan tahun, tinggi badannya tak berubah sama seperti ketika enam tahun.

Saat dibawa ke rumah sakit yang lebih besar, dokter menyebut kelenjar pituitarinya telah rusak. Lima tahun berikutnya Zhu menjalani rawat jalan dengan meminum obat sesuai resep tapi tidak ada perubahan. Dia pun tidak pernah melewati masa puber. Kini di usia 34 tahun meski terlihat seperti bocah Zhu sudah mencari nafkah dengan menjadi tukang cukur dan petani.

Kadang Zhu membantu bertani.

Kini dikenal sebagai tukang cukur baby face.

Zhu yang mengaku menerima kenyataan yang dihadapinya kini tak menampik jika sesekali ia merasa sedih. Terutama karena ia tidak mungkin memiliki keluarga sendiri. Tapi Zhu tetap berusaha mensyukuri semua. “Paling tidak sementara teman-temanku sudah punya kerutan di wajah, kulit wajahku tetap lembut dan bebas kerut. Bagus juga terlihat seperti ini ketika aku tua nanti,” katanya.

Awwe Zhu...!

Editor: Mia Fahrani



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA