Sederhana tapi Canggih, Desa Skandinavia Ini Sekilas Mirip Peradaban Aliens

Ragam

Kamis, 17 Oktober 2019 | 16:28 WIB

191017162834-diran.jpg

dailymail

Sebuah klip hasil rekaman drone membuat netizen takjub. Video viral tadi diposting fotografer Henry Do yang juga membagi sejumlah foto lainnya yang tak kalah menakjubkan. Apa yang diabadikan Do? Adalah sebuah desa di kota pinggiran Denmark yang kali ini menarik perhatian.

Dikutip dari DailyMail kemarin, area permukiman Brøndby Garden City di Brondby yang diabadikan Do memiliki tampilan unik berkat arsitekturnya yang out of the box. Berkonsep kluster dengan struktur bulatan, taman hunian ini lebih mirip lokasi film fiksi ilmiah. Berada di pinggiran  Copenhagen, sekilas Brondby mirip peradaban aliens.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Henry Do (@henry_do) pada

Surreal..

Out of the box.

Beautiful yet functional.

Konsep hunian unik ini dirancang  arsitek lansekap Erik Mygind pada tahun 1964. Ia memilih tema lingkaran dengan tujuan mendorong interaksi sosial. Bagi yang penasaran hunian ini  siap disewakan dengan biaya $ 150 atau Rp 2,1 juta per bulan. Sementara warga diperbolehkan meninggalinya selama musim panas antara April hingga Oktober.

Do yang berasal dari Nevada dan saat ini tinggal di Jerman mendapati desa surealis ini tanpa sengaja saat berlibur di Denmark. Do yang kemudian  terkesan olah Brondby merekam lansekap uniknya dengan drone dan memostingnya di akun Instagram. Foto postingannya langsung mendapat 40 ribu like, sementara klip drone-nya sudah dilihat lebih dari 100 ribu kali.

From a distance.

Kepada MailOnline Travel ia mengatakan, “Aku  bertemu beberapa warga di sana dan mereka merekomendasikan tempat ini. Mereka sangat antusias saat tahu aku seorang fotografer dengan spesialisasi fotografi udara.” Benar saja, ketertarikan Do terbayar lunas oleh pemandangan yang tersaji di Brondy.

“Pertama melihatnya kupikir aku sedang menatap peradaban aliens. Tapi ini desain brilian untuk menyiasati ruang yang terbatas. Dan arsitektur memutarnya membuat penghuni berinteraksi dengan lebin intens,” ungkapnya.

Dan ternyata tata letak Brondy ini meniru pola tradisional desa Denmark abad ke-18 di mana orang  menggunakan hunian massal membulat dengan pusat diameter sebagai titik fokus pergaulan.

Amazing!

Editor: Mia Fahrani



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA