Posisi Sungsang Membahayakan, Jalani Prosedur En Caul Bayi Laki-laki Lahir dengan Ketuban Utuh

Ragam

Selasa, 15 Oktober 2019 | 16:00 WIB

191015134616-en-ca.jpg

dailymail

Lahir dengan kantung ketuban, bayi laki-laki yang lahir di Fuzhou, ibu kota Provinsi  Fujian, Cina ini membuat dokter takjub. Bayi yang lahir di usia 36 minggu dengan bobot 2,5 kg itu sempat tak bernapas hingga dua menit. Seolah masih dalam rahim, bayi yang dinyatakan sehat ini “mengambang tenang” dalam kantung ketuban saat keluar dari perut ibu.

Dikhawatirkan berujung fatal, pasien mungil Fujian Maternity and Child Health Care Hospital itu nyatanya mampu bertahan. Dikutip dari DailyMail, Senin (14/10/2019) dokter memutuskan melakukan prosedur en caul atau kelahiran dalam ketuban karena  bayi dalam posisi sungsang. Operasi berlangsung  pada 16 Juli lalu. Sebelumnya ibu bayi yang dijuluki Bubble Boy itu mengeluhkan sakit  dan perdarahan.

Bubble baby!

Welcome!

Magical arrival.

Dokter Pan yang menangani mengatakan, “Normalnya bayi menangis sesaat usai kelahiran, seiring kerja sistem pernapasan. Tapi untuk bayi yang lahir dengan kantung ketuban  kami harus mengeluarkannya dulu dan membersihkan saluran pernapasan.”  Ia juga menyebut en caul termasuk “prosedur biasa”.

Sebelumnya ibu bayi yang mengandung dengan prosedur IVF mengeluhkan nyeri di bagian perut dan mengalami pendarahan. Saat diperiksa bayi dalam posisi sungsang di mana tali pusar tidak melekat di tengah plasenta. Alih-alih bergerak melalui membran hingga berpotensi menyebabkan komplikasi termasuk pecahnya pembuluh darah tali pusat.

En caul kini jadi pilihan.

Magical arrival.

Dokter Pan menambahkan alasan pihaknya merekomendasikan prosedur en caul.  “Kami memilih prosedur en caul ini karena bayi prematur lebih lemah daripada bayi normal. Jadi bayi lahir dalam membran pelindung yang sama seperti di dalam perut ibu. Ini juga menghindari perubahan suhu yang cepat dan mengurangi risiko bayi terluka dalam  operasi cesar,” paparnya.

Laporan media setempat, buah hati ibu berusia 36 tahun yang tak disebutkan mamanya itu tercatat sebagai bayi pertama yang lahir dengan prosedur en caul di Kota Fuzhou. Menyusul keberhasilan ini tiga bulan berikutnya, rumah sakit yang sama menangani sepuluh kelahiran en caul.


Editor: Mia Fahrani



Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA