Jangan Kaget Kalau Ada Orang Mengangkat Tangan saat Bangkit dari Sujud Pertama

Ragam

Jumat, 13 September 2019 | 03:05 WIB

190912232843-janga.jpg

Net

SEBAGIAN ulama berpendapat bahwa ketika bangun dari sujud menuju duduk di antara dua sujud, maka seorang yang salat disyariatkan mengangkat tangan ketika bertakbir.

Karena terdapat hadis yang berbunyi, “Biasanya Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam mengangkat tangan bersamaan dengan takbir ini (yaitu ketika bangun dari sujud)” (HR. Ahmad, Abu Daud, dishahihkan Al Albani dalam Sifatu Shalatin Nabi, 151).

Praktek salat dengan mengangkat tangan di antara dua sujud yang dilakukan oleh para sahabat. "Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr, ia berkata : Telah menceritakan kepada kami Abu Usaamah, dari ‘Ubaidullah, dari Naafi’, dari Ibnu ‘Umar bahwasannya ia mengangkat kedua tangannya apabila mengangkat kepalanya dari sujud yang pertama". (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah 2/126 no. 2809; sanadnya shahih).

Dalil mengangkat tangan yang dipraktekkan Ibnu Umar tersebut juga diperkuat dengan dalil riwayat dari Anas bin Maalik radliyallaahu ‘anhu, "Telah menceritakan kepada kami Wakii’, dari Hammaad bin Salamah, dari Yahyaa bin Abi Ishaaq, dari Anas : Bahwasannya ia mengangkat kedua tangannya di antara dua sujud (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah 2/126 no. 2808. Diriwayatkan juga oleh Al-Bukhaariy dalam Raf’ul-Yadain fish-Shalaah hal. 152 no. 177 dari jalan Muusaa bin Ismaa’iil, dari Hammaad).

Ibnu Qayyim mengatakan, “Dinukil dari Al Atsram ketika beliau ditanya mengenai mengangkat tangan, beliau berkata: mengangkat tangan itu setiap kali merunduk dan setiap kali naik. Aku melihat Abu Abdillah (Imam Ahmad) mengangkat tangannya dalam salat setiap kali merunduk dan setiap kali naik.” (Bada’iul Fawaid, 4/89).

Kesimpulan yang bisa diambil adalah, bahwa Rasulullah pernah dilihat oleh sahabat mengangkat tangan di antara dua sujud sehingga diamalkan oleh sebagian sahabat. Akan tetapi Rasulullah sering pula tidak mengangkat tangan di antara dua sujud, sehingga itu tidak diamalkan oleh para sahabat yang lainnya.

Seperti Ibnu Umar yang kadang dilihat oleh para muridnya beliau mengangkat tangan di antara dua sujud dan kadang pula beliau tidak melakukannya. Bisa jadi itu dikarenakan Ibnu Umar berusaha mencontoh apa yang pernah diamalkan oleh Rasulullah, sesekali mengangkat tangan di antara dua sujud dan kadang pula tidak.

Namun yang tepat, ini dilakukan kadang-kadang saja tidak setiap saat. Syaikh Husain Al Awaisyah mengatakan, “Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam mengangkat tangan ketika takbir (saat bangun dari sujud) kadang-kadang” (Mausu’ah Fiqhiyyah Muyassarah, 2/70).

Wallahu a’lam.

Editor: H. D. Aditya

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA