Tiga Hari Tak Pulang, Rupanya Terjepit Batu..

Ragam

Kamis, 8 Agustus 2019 | 16:25 WIB

190808162104-terpe.jpg

dailymail

Seorang warga Kamboja terjepit di antara batu selama empat hari. Insiden terjadi saat pria bernama Sum Bora tersebut tengah memunguti kotoran kelelawar di hutan. Ia baru bisa dievakuasi empat hari setelah kejadian.

Dikutip dari DaiyMail kemarin, Bora terpeleset ketika mencoba meraih lampu senter miliknya yang jatuh di antara celah batu. Nahas, bukannya senter yang didapat, pemburu kotoran kelelawar berusia 28 tahun itu malah ikut  terjerembab.

Tiga hari tak  kembali.

Kotoran kelelawar atau guano biasa dikumpulkan warga yang tinggal di sekitar hutan. Guano digunakan sebagai pupuk yang bisa dijual kembali. Karena itu tak sedikit pula petani yang sengaja mengundang hewan tadi ke ladangnya.

Sum Bora yang tak bisa bergerak ditemukan setelah pihak keluarga melakukan pencarian. Tiga hari setelah pamit ke hutan ia tak juga kembali. Laporan Cambodia's Fresh News, sang adik yang melihat kondisinya kemudian melapor pada aparat  sekitar Gunung Chakry yang terletak di Provinsi Battambang.

Langsung dibawa ke rumah sakit.

Tak kurang dari 200 penyelamat ikut diturunkan. Mereka bekerja bergantian membebaskan Sum Bora dari batu. Pasalnya ia tak bisa ditarik begitu saja dan batu pun tak memungkinkan untuk dihancurkan dengan alasan keselamatan. Evakuasi berlangsung selama sepuluh jam. Keterangan petugas polisi Maj. Sareth Visen, kondisi Sum Bora saat ditemukan Rabu petang sangat lemah.

Penyelamatan dilakukan Rapid Rescue Company 711, bagian dari brigade elite militer yang biasa bertugas melindungi Perdana Menteri Hun Sen. Sebelumnya tim yang sama juga membebaskan korban reruntuhan gedung di Sihanoukville yang menewaskan 24 orang. Kamboja sendiri salah satu negara termiskin di dunia dengan populasi sekitar 15 juta jiwa dan 35% di antaranya hidup di garis kemiskinan. Demikian laporan Development Program PBB tahun lalu.

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA