Uji Coba Mulai Diberlakukan di 7 Negara, Tak Akan Ada Lagi "Like" Pengguna Instagram Meradang

Ragam

Jumat, 19 Juli 2019 | 13:15 WIB

190719131413-uji-c.jpg

dailymail

Pengguna Instagram menumpahkan emosinya menyusul kebijakan terbaru platform berbasis foto tersebut yang menghilangkan fitur “like” atau tanda seseorang menyukai postingan. Kini hanya pemilik akun yang dapat melihat berapa banyak like yang mereka dapat untuk postingannya.

Dikutip dari DailyMail kemarin, uji coba diberlakukan di tujuh negara mulai Jumat (19/7/2019) ini. Tepatnya di  Kanada, Jepang, Irlandia, Italia, Brasil, Australia dan Selandia Baru. Berikutnya yang kemungkinan akan mendapat giliran yaitu Inggris dan Amerika Serikat.

Pihak Instagram menyatakan kebijakan ini diluncurkan sebagai bagian dari  upaya membuat pengguna tidak merasakan “tekanan” atau intimidasi dengan menjadikan like layaknya parameter sukses. Uji coba juga dilakukan di tengah kekhawatiran jika media sosial dapat berkontribusi terhadap rendahnya kepercayaan diri dan perasaan tidak sejajar di kalangan muda.

Meski demikian tak semua menyukai langkah ini. Banyak pengguna yang menyebut like sebagai fitur favorit. Alasannya beragam, bahkan ada yang menjadikannya alasan untuk memantau pacar dengan memeriksa apa dan siapa saja yang mereka like.

Alasan bisnis juga menjadi pertimbangannya. Pasalnya kolaborasi dengan pihak lain salah satunya dilihat dari jumlah like. Sejauh ini Instagram belum mengonfirmasi kapan kebijakan serupa diberlakukan di AS dan Inggris. Tapi banyak pengguna khawatir jkka bukan takut jika hal sama bakal diberlakukan di seluruh dunia dalam beberapa bulan ke depan.

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA