Keluarga Gundah, Penyakit Misterius Membuat Wajah Pria Ini Bengkak Tiga Kali Lipat Hingga Buta

Ragam

Kamis, 18 Juli 2019 | 16:00 WIB

190718155641-kini-.jpg

dailymail

Seorang ayah tiga anak dari Filipina membuat dokter kebingungan. Ia tidak bisa dikenali lagi setelah penyakit misterius membuat wajahnya membengkak hingga tiga kali lipat dari ukuran biasa. Pria bernama Romulo Pilapil (56) dan bekerja sebagai tukang kayu itu  pertama kali sakit tiga tahun lalu dengan keluhan gatal di mata dan hidung mimisan.

Dikutip dari DailyMail kemarin, awalnya ia didiagnosis menderita sinusitis dan mendapat obat. Tetapi dua minggu kemudian kondisinya tidak membaik dan wajahnya mulai membengkak.

Bengkak hingga kehilangan penglihatan.

Dalam tiga tahun memburuk.

Petugas medis di Pulau Leyte, tempat tinggalnya diuat bingung  oleh kondisi pasiennya itu dan merekomendasikan Romulo pengobatan lebih lanjut di Manila. Tetapi alasan keuangan membuat pihak keluarga  tidak memenuhi saran dokter dan kondisi Romulo pun memburuk.

Ia kehilangan penglihatan ketika kelopak matanya semakin bengkak hingga  terpaksa berhenti bekerja. Anak-anaknya yang masih bersekolah kini bekerja apa saja guna membantu menghidupi keluarga. Begitu pun sang istri yang menjadi penyapu jalan.

Keluarga dibuat galau.

Meski prihatin keluarga tetap mendukung.

Apa yang bisa membuat wajah bengkak?

Kasus pembengkakan wajah dalam waktu lama jarang terjadi. Tetapi ada kondisi yang dapat memicu wajah seseorang bengkak. Di antaranya:

Reaksi alergi

Pembengkakan wajah adalah gejala umum dari reaksi alergi yang biasa “menyerang” lidah, tenggorokan, dan mata. Namun pembengkakan ini cenderung turun dengan pengobatan khusus alergi. Reaksi yang lebih serius  atau  anafilaksis  akan menyebabkan pembengkakan lebih parah dan di level tertentu dapat mengancam jiwa hingga perlu perhatian medis segera.

Selulitis

Selulitis adalah infeksi bakteri yang memengaruhi kulit dan jaringan di bawahnya. Bagian  tubuh tabf terinfeksi selulitis dapat membengkak dan menjadi merah serta nyeri. Kulit juga dapat terlihat rusak di bagian luar. Selulitis dapat terjadi  akibat cedera atau gigitan serangga dan hewan lainnya.

Kelainan hormon

Gangguan pertumbuhan hormonal dapat menyebabkan wajah seseorang tumbuh di luar proporsi. Acromegaly, misalnya, kondisi di mana otak memproduksi terlalu banyak hormon yang mendorong pertumbuhan tulang dan jaringan. Hal ini menyebabkan anggota tubuh seseorang tumbuh tak terkendali dan menjadi lebih besar dari biasanya.

Acromegaly dapat memengaruhi wajah, kaki, dan tangan. Biasanya pengaruh dari kondisi ini berlangsung lambat dan  tidak dapat disembuhkan. Acromegaly juga lebih mirip tulang yang tumbuh terlalu besar ketimbang  pembengkakan.

Source: MedLine Plus

Kepada media, keponakan Romulo, John Santos mengatakan, pihak keluarga  sempat mengira kerabatnya itu hanya alergi saja. “Hari itu matanya terlihat iritasi dan hidungnya merah. Dia juga pilek, jadi semua mengira itu  sinusitis tapi lalu wajahnya mulai membengkak."

Setelah beberapa minggu wajahnya tetap bengkak, Romulo dibawa ke dokter terdekat tapi mereka tidak dapat memberikan diagnosis  tepat. John menambahkan, "Para dokter meminta kami pindah ke rumah sakit yang lebih besar di Manila tapi keluarga tidak mampu. Sejak itu belum ada  perawatan lanjutan."

Dirawat bergantian oleh anak-anaknya.

Kunjungan terakhir ke dokter dilakukan tahun 2018 dan keluarga belum menindaklanjutinya. John juga mengungkapkan kegundahannya. “Mereka orang baik-baik yang tidak pantas menerima ini. Kuharap mereka bisa mendapatkan bantuan dengan segera,” ujarnya.

Hopely.

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA