Berdzikir dan Membaca Alquran Saat Sedang Junub

Ragam

Sabtu, 6 Juli 2019 | 01:06 WIB

190705220207-berdz.jpg

dokumen Galamedianews.com

BOLEHKAH seseorang yang dalam keadaan junub melakukan dzikir atau membaca Alquran? Adakah dalilnya?

Orang yang sedang junub dibolehkan untuk membaca dzikir atau bahkan membaca Alquran. Imam Al-Bukhari mengatakan dalam shahihnya,

“Ibnu Abbas berpendapat bolehnya membaca Alquran bagi orang yang junub. Dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berdzikir kepada Allah dalam setiap kesempatan waktunya.” (Shahih Bukhari, di bawah judul bab: Wanita Haid Menyelesaikan Semua Kegiatan Manasiknya).

Kemudian disebutkan dalam hadis Aisyah radhiallahu ‘anha, beliau menceritakan,

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berdzikir kepada Allah dalam setiap kesempatan waktunya.” (HR. Muslim)

Hadis ini mencakup umum, sehingga termasuk membaca dzikir yang paling utama, yaitu membaca Alquran.

Ibnu Rajab mengatakan,

“Terkait Ibnu Abbas, diriwayatkan dari beliau tentang bolehnya membaca Alquran bagi orang yang junub, lebih dari satu riwayat.”

Ibnul Mundzir mengatakan,

“Kami mendapat riwayat dari Ibnu Abbas, bahwa beliau membaca wiridnya (sebelum tidur) ketika sedang junub. Ikrimah dan Ibnul Musayyib memberi keringanan membaca Alquran ketika junub. Ibnul Musayyib mengatakan, ‘Bukankah hafalan Alquran itu ada di dalam tubuhnya’.”

Demikian pula pendapat yang dipilih oleh Nafi’ bin Jubair bin Muth’im. Terkait membaca Alquran dalam kondisi tidak suci, beliau mengatakan,

“Tidak masalah, bukankah Alquran ada di dalam tubuhnya.”

Demikian keterangan Syaikh Abdurrahman As-Suhaim. Beliau adalah anggota Lembaga Dakwah dan Bimbingan Masyarakat di Riyadh.

Namun itu hanya membolehkan membaca Alquran bukan menyentuh Alquran. Orang yang sedang dalam hadas besar, boleh membaca Alquran dengan hafalannya, tanpa menyentuh Alquran.

Allahu a’lam.


Editor: H. D. Aditya

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA