Inilah Waktu Afdhol Dzikir Pagi dan Petang

Ragam

Sabtu, 6 Juli 2019 | 03:02 WIB

190705215210-inila.jpg

dokumen Galamedianews.com

SEPERTI namanya dzikir pagi dan petang, demikian pula waktunya, dzikir pagi diucapkan di pagi hari, dzikir petang di petang hari.

Allah ta’ala berfirman

"Bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu sebelum matahari terbit dan sebelum terbenam." (QS. Qaf : 39)


"Bertasbihlah kepada Allah pada petang hari dan pada pagi hari (waktu subuh)". (QS. Ar-Rum : 17)


"dan bertasbihlah kepada-Nya pada saat bukroh dan ashiil." (QS. Al-Ahzab : 42)

Bukroh maknanya adalah awal hari, yaitu antara subuh sampai terbit matahari.  Adapun ashil adalah, sore hari, antara asar sampai tiba waktu maghrib.

Waktu Afdhol

Dua waktu di atas (Bukroh dan Ashiil), adalah waktu yang paling afdhol untuk berdzikir pagi dan petang. Antara subuh dan terbit matahari, waktu afdhol untuk dzikir pagi. Dan antara asar sampai maghrib adalah waktu afdhol untuk berdzikir sore.

Waktu Longgar

Adapun di luar waktu afdhol, di sana ada waktu longgar untuk berdzikir pagi petang.

Yaitu pagi dimulai dari setengah malam terakhir sampai sebelum tergelincir matahari ke barat (waktu dhuhur/zawal).

Kemudian sore dimulai sejak zawal sampai akhir pertengahan malam awal.

Dalam Fatawa Syabakah Islamiyyah dijelaskan,

“Waktu pagi dimulai sejak setengah malam yang akhir sampai waktu waktu zawal. Namun waktu afdhol untuk dzikir pagi adalah membacanya setelah subuh sampai terbit matahari. Sebagaimana waktu petang dimulai sejak zawal sampai akhir setengah malam awal. Namun waktu yang afdhol untuk dzikir petang adalah setelah asar sampai tenggelamnya matahari.” (Fatawa Syabakah Islamiyyah no.106945)

Artinya saat seorang lupa, ketiduran atau faktor halangan lainnya, untuk dapat berdzikir pagi dan petang di waktu yang afdhol, maka dia masih berkesempatan membaca dzikir-dzikir itu di waktu longgar di atas.

Wallahualam bis showab.

Editor: H. D. Aditya

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA