Habiskan Rp 53 Miliar, Renovasi Rumah Baru dengan Uang Rakyat Publik Inggris Kecam Meghan Markle

Ragam

Rabu, 26 Juni 2019 | 12:20 WIB

190626115142-megha.jpg

dailymail

Pindah dari Istana Kensington yang selama ini menjadi kediaman resmi anggota kerajaan Inggris, The Sussexes memicu rumor yang menyebut keduanya tak akur dengan The Cambridges. Belum reda gosip yang membuat anggota kerajaan bungkam itu, pasangan baru Pangeran Harry dan Meghan Markle kembali menjadi berita.

Dikutip dari DailyMail kemarin, media Inggris diramaikan laporan keuangan yang mengungkap Harry dan Meghan menghabiskan biaya renovasi rumah baru mereka Frogmore Cottage yang menghabiskan £3 juta atau sekitar Rp 53 miliar. Renovasi besar-besaran dengan uang pajak itu memicu komentar pedas dari berbagai kalangan, termasuk para kolumnis nasional yang menyebut gaya hidup Meghan tak ubahnya The Kardashians.

Out dari Kensington.

Penampilan perdana Meghan usai melahirkan.

Meski ikut menyumbang £250,000 atau Rp 4,4 miliar untuk furnitur, terungkap pula jika itu dilakukan setelah adanya peringatan jika renovasi dilakukan dengan batas plafon. Artinya lebih dari bujet maka Harry dan Meghan harus menanggung biaya sendiri. 

Dari total biaya renovasi Rp 43 miliar di antaranya digunakan untuk meratakan lima bangunan cottage yang kemudian dijadikan satu serta “reka ulang” dapur, ruang keluarga, kamar baby Archie, kamar mandi dan ruang khusus pakaian. Semua biaya yang disebutkan belum  termasuk biaya personel keamanan dan tanaman mahal yang akan sengaja dibangun untuk melindungi kompleks cottage dari paparazzi. 

Salah satu sudut Frogmore Cottage.

Pindah sebelum kelahiran Archie.

Dai Davies, mantan kepala perlindungan keluarga kerajaan mengatakan keputusan untuk keluar dari Istana Kensington membuat biaya pengamanan baru membengkak. Lebih dari 20 aparat Met Police dan Thames Valley kini akan menjaga Frogmore Cottage.

"Banyak yang  mungkin mempertanyakan keputusan  pindah dari kediaman resmi kerajaan yang selama ini dijaga dengan sangat baik," katanya. Ditambahkan, "Renovasi terakhir kemungkinan akan mencapai angka £ 2,8 atau £ 3,2 juta.”  Istana Buckingham sajauh ini menolak berkomentar  tetapi renovasi dengan uang dari para pembayar pajak ini mengundang kecaman luas dengan seruan agar parlemen meninjau ulang  keuangan kerajaan.

The Cambrigdes.

Mantan sekretaris transportasi, Lord Adonis juga mengaku kecewa.   "Mengecewakan melihat pengeluaran kerajaan naik begitu tajam ketika anggaran sekolah dipotong dan penghematan tetap menjadi norma bagi sebagian besar layanan publik. Aku  mengagumi Ratu, tetapi Keluarga Kerajaan harus memimpin dengan memberi contoh ... peningkatan besar dalam pengeluaran kerajaan sebaiknya disalurkan untuk layanan publik seperti pendidikan," paparnya.

Harry dan Meghan pindah dari Istana Kensington ke Frogmore Cottage di Windsor bulan Maret lalu di tengah laporan ketegangan dengan Pangeran William dan Kate Middleton. Meski The Cambridges pun melakukan renovasi dengan biaya tak sedikit, kolumnis Piers Morgan menyebut setidaknya keduanya merupakan calon raja dan ratu Inggris yang berhak mendapat “keistimewaan”.

Dibandingkan dengan The Kardashians.

Berbeda dengan The Sussexes yang juga dikritik lebih mementingkan citra ketimbang menjalankan kewajiban sebagai anggota kerajaan. Ini merujuk pada fakta absennya Meghan saat kunjungan resmi Presiden AS Donald Trump dan Harry yang dinilai setengah hati.

Dari sekian kritik yang muncul, banyak yang menyoroti jika apa yang diperlihatkan pasangan baru kerajaan Inggris ini berbanding terbalik dengan Ratu Elizabeth yang selama ini dikenal sederhana. Ia misalnya tetap menggunakan Tupperware untuk menyimpan makanan kegemarannya.

Biaya pengamanan meningkat.

Keputusan Harry dan Meghan yang menyewa “ahli media sosial” saat meluncurkan akun Instagram pun tak luput dari kritik. “Meghan harus memilih, menjadi putri kerajaan atau anggota The Kardashians,” ujar Morgan dalam kolom klusus DailyMail.


Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA