Level Panas Treatment Lebihi Batas

Maksud Hati Kencangkan Wajah, Perempuan Ini Alami Luka Bakar Parah

Ragam

Kamis, 25 April 2019 | 11:00 WIB

190424125746-gagal.jpg

dailymail

Maksud hati mengencangkan wajah, apa daya berakhir di unit gawat darurat. Demikian yang dialami seorang perempuan asal Taiwan. Dikutip dari DailyMail kemarin, apa yang dialami perempuan tadi terungkap dari viralnya postingan foto-foto dirinya pasca prosedur face-lift atau pengencangan kulit wajah.

Foto-foto yang ramai di timeline medsos tersebut menunjukkan luka bakar tingkat dua dan lecet parah pada bagian wajah dan leher. Akibatnya perempuan yang tak ingin keriput itu harus dirawat tiga minggu di rumah sakit. Pengalaman mengerikan di salah satu klinik bedah plastik di Taipei itu dialami klien berusia 50 tahun yang tak diungkapkan identitasnya. 

From this..

..to that!

Ia tak menyangka facelift gagalnya membuat kulit lapisan luar dan dalamnya mengalami luka bakar. Prosedur pengencangan wajah yang dimungkinkan oleh teknologi frekuensi radio dan telah dipatenkan ini dalam praktiknya bergantung pada pemanasan lapisan dalam kulit pasien untuk merangsang kolagen. 

Namun yang dialami pasien nahas ini setelah satu jam perawatan dan pulang, dirinya mulai merasakan nyeri yang menusuk diikuti luka bakar berupa melepuhnya kulit lapisan atas. Syok melihat gelembung berair yang menutupi wajah dan leher, menahan sakit ia mendatangi rumah sakit. Belum hilang rasa sakitnya perempuan ini kembali dibuat kaget saat dokter memvonisnya menderita luka bakar tingkat dua. 

Seluruh wajah hingga leher.

Hasilnya, dia pun dirawat intensif selama tiga minggu. Dokter Lin Shang-li dari  Klinik Dermatologi dan Estetika Shang-Li mengatakan, pasien datang untuk meminta bantuan setelah prosedur fecelift yang membuatnya  trauma itu. Mengenai luka yang dialami sepengetahuannya dipicu level panas. “Meski tidak selalu tapi seringnya ini disebabkan oleh level perawatan yang dipilih,” katanya.

“Jika pasien menjalani anestesi umum selama prosedur, dia tidak akan mampu memberikan reaksi balik kepada dokter bedah secara real time. Dia tidak akan bisa memberi tahu mereka apakah kulitnya rerasa sakit atau tidak. Ini  menyebabkan perawatan yang berlebihan dan akhirnya luka bakar."

Perlu tiga bulan untuk recovery lanjutan.

Lin menyebut pihaknya akan mendampingi perawatan pasien pasca penanganan luka bakar yang dipastikan akan meninggalkan “noda” di wajah. Namun recovery dimaksud harus menunggu setidaknya dua hingga tiga bulan. Tidak jelas apakah pasien berencana menuntut klinik atas facelift-nya yang gagal atau tidak, yang pasti netizen dibuat pikir-pikir untuk mengencangkan kulit.

At least me!

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR