Tiru Aksi Ala Houdini, Gagal Menyelamatkan Diri dari Borgol Hiker Ditemukan Sudah Jadi Tengkorak

Ragam

Jumat, 19 April 2019 | 14:00 WIB

190418153056-temua.jpg

dailymail

Sebuah kamera video yang ditemukan di dekat kerangka hiker asal Rusia menjadi petunjuk yang menyimpan fakta pemicu kematian misteriusnya. Sebelumnya warga Negeri Beruang Merah dikejutkan temuan jasad Ivan Klyucharev. Ia  ditemukan dengan kondisi tangan diborgol pada pohon di kawasan hutan sekitar 80 mil dari Moskow. Mengejutkan karena sudah hampir dua tahun ia dinyatakan hilang.

Dikutip dari DailyMail kemarin, kepolisian Rusia menyebut diduga kuat korban pecandu aksi ekstrem khususnya keterampilan bertahan hidup. Ivan yang berusia 30 tahun disebut berupaya meniru trik membebaskan diri ilusionis legendaris Houdini. Meski demikian dari bukti berupa video muncul teori lain yang menyebut sangat mungkin korban mati dalam eksperimen seksual yang aneh.

Ditemukan tertanam di tanah dengan masih mengenakan sweter.

Detektif juga menyelidiki kemungkinan Ivan menjadi korban pembunuhan dan pelaku sengaja membuat tempat kejadian terlihat seperti kecelakaan. Laporan media setempat, kamera video ditemukan mengarah pada tubuh korban  dan polisi tengah memeriksa kartu memorinya.

Aparat juga memeriksa komputer korban yang kabarnya berisi bukti minat korban terhadap eksperimen seks “nyeleneh”. Turut ditemukan tenda single, lima set borgol, tiga rantai logam, enam gembok, dan buku tentang simpul ikatan.

Memborgol diri?

Sebagian tubuh Ivan ditemukan diborgol pada rantai yang diikatkan di sekitar pohon. Warga bernama Eduard Karpov menemukan pemandangan mengerikan itu di Shatura,  dua tahun setelah terakhir kali Ivan terlihat pada Mei 2017.

Saksi melihat tengkorak Ivan masih mengenakan  hoodie dan sisa kerangkanya  ditutupi  daun. Mengenai kasus ini Komite Investigasi Rusia memastikan Ivan masuk dalam daftar orang hilang.

Hobi hiking dan aksi ekstrem bertahan hidup.

“Dipastikan korban anggota komunitas keterampilan bertahan hidup dalam kondisi ekstrem. Analis forensik sudah diperintahkan untuk menetapkan penyebab pasti kematiannya," ujar pejabat Komite, Olga Vradiy. “Para ahli forensik telah diminta bantuan untuk mengungkap  pemicu kematian korban.” 

Ivan terakhir diketahui menumpang kendaraan melintasi berbagai kawasan Rusia dan sering menjadikan  tempat-tempat terpencil sebagai destinasi hobi hiking-nya. Soal kemungkinan penyebab kematian, seorang teman korban yakin Ivan meregang nyawa dalam percobaan meniru aksi membebaskan diri ala Houdini. 

Terencana.

“Aku bisa dengan mudah membayangkan  dia pergi ke hutan dan memutuskan untuk mencoba merantai atau memborgol diri sendiri dan membuang kuncinya," ujar sang rekan yang tak disebutkan namanya itu. Sementara kanal berita online Telegram mengatakan  ibu korban yang selama dua tahun mencari buah hatinya merasa lega. Apa pun alasan kematiannya, bagi ibu korban temuan jasad Ivan memberinya kepastian.  


Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR