Picu Gelombang Protes, Ilmuwan Qatar Posting Tutorial Cara Menampar Istri yang Bandel

Ragam

Kamis, 18 April 2019 | 14:00 WIB

190417152109-posti.jpg

dailymail

Seorang sosiolog Qatar memicu emosi hingga kemarahan netizen setelah memosting tutorial online bagaimana caranya menghukum istri. Tidak dengan perkataan atau tips komunikasi melainkan dengan pukulan, tepatnya tamparan.

Dikutip dari DailyMail kemarin, tutorial sosiolog bernama Abd Al-Aziz Al-Khazraj itu langsung viral sejak diposting di kanal YouTube Al-Mojtama-nya. Dari klip tadi terlihat bagaimana dia menunjukkan bagaimana menerapkan hukum Islam, tepatnya memukul istri jika melakukan kesalahan.

The tutorial.

Tak hanya soal konten, Al-Khazraj juga menjadi sasaran kritik karena melibatkan anak dalam paparan teknik pukulan. “Beberapa orang memukul  atau menampar wajah, itu tidak diizinkan," ujarnya pada kamera.

“Nabi melarang memukul wajah.. melarang pria memukuli istri mereka. Menampar wajah, memukul kepala, meninju hidung,  semua ini dilarang. Pemukulan itu untuk disiplin,” lanjutnya. Lebih jauh Al-Ansari mengatakan pukulan harus ringan dan tidak menyakitkan. Intinya membuat perempuan  merasakan kekuatan suami.

Berikutnya ia mendemonstrasikan pukulan yang seharusnya  dengan mengarahkan tamparan di bagian pundak di bocah. Ia melakukannya sambil meneriakkan sejumlah kesalahan yang mungkin dilakukan seorang istri. “Sudah kubilang jangan meninggalkan rumah! Berapa kali aku harus memberitahumu?” Ia melakukannya sambil mengguncang pundak.

Selain tips cara memukul ia juga memberi paparan apa yang menjadi alasan suami  melakukannya. “Para pemirsa  terkasih, banyak orang  terutama  yang sudah menikah  ingin tahu bagaimana cara memukul yang benar. Apakah memukuli istri juga perlu? Haruskah seorang pria memukuli istrinya setiap hari? Tentu tidak begitu.”

Menurutnya yang pertama harus dimengerti lelaki adalah pemimpin rumah tangga. Sebagai pemimpin ia memiliki otoritas, sama seperti manajer perusahaan. "Pemimpin rumah tangga dapat memutuskan untuk mendisiplinkan istri sehingga kehidupan bisa berlanjut dengan baik. Bagaimana seorang suami memukuli istrinya? Dia memberinya ‘pukulan disiplin’ yang dilandasi cinta. Pukulan dilakukan karena Lelaki itu mencintai perempuannya,” lanjutnya.

Al-Khazraj juga mengingatkan sebelum pemukulan dilakukan ada sejumlah syarat. “Pertama suami harus sudah menegurnya. Dengan kata lain, dia harus mencoba menasihatinya dulu. Setelah itu menahan diri dari berbagi tempat tidur. Jika semua ini tidak membantu, pukulan dilakukan sebagai upaya terakhir. Dan ini pukulan tanpa rasa sakit yang tidak meninggalkan memar atau menyebabkan pendarahan. Tapi pukulan terukur yang dilandasi cinta sesuai hukum  Islam.”

 

 

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR