Mulailah Gaya Hidup Sehat dari Berpuasa

Ragam

Senin, 15 April 2019 | 09:28 WIB

190415093142-mulai.jpg

RAMADAN sudah kurang dari satu bulan lagi, selain untuk ibadah, bulan suci ini juga cocok untuk melakukan perubahan gaya hidup ke yang lebih sehat. Momen puasa ini merupakan saat yang tepat untuk perbaikan pola untuk menguatkan stamina dan menjaga kebugaran.

"Puasa bisa menjadi waktu untuk belajar mengontrol pola makan untuk menjaga lambung dan lebih selektif memilih makanan yang tepat agar kesehatan kulit tetap terjaga," ujar Maria Charlotte, seorang ahli kesehatan dan nutrisi seperti dilansir dari merdeka.com, Senin (15/4/2019).

Menurut Maria, hal pertama harus dijaga saat berpuasa adalah overeating atau kekenyangan, terutama ketika buka puasa.

"Overeating sangat berbahaya bagi lambung. Supaya tidak timbul masalah lambung, makanlah sedikit demi sedikit saat berbuka puasa, lalu salat dulu. Habis itu makan besar," ungkapnya.

Ia menyarankan untuk minum minuman manis seperti jus atau kue berbahan dasar buah maupun sayur saat berbuka puasa. Tidak lupa, minum air mineral 2 gelas setelahnya.

"Bagi pola minum air menjadi dua gelas saat sahur, dua gelas saat berbuka, 2 gelas setelah salat isya hingga tidur. Jangan lupa, hindari makan satu jam sebelum berolahraga, apalagi sebelum tidur," pesan Maria.

Demi menjaga nutrisi, disarankan untuk banyak mengonsumsi makanan kaya protein. Terutama, jika kamu rajin berolahraga atau ingin menjaga kelembapan kulit saat berpuasa.

"Kamu bisa makan salmon. Kandungan proteinnya bisa membuat kulit glowing. Bisa menjaga kesehatan kulit juga," ungkap Maria.

Agar lebih sehat, kamu bisa mengganti nasi dengan campuran warm quinoa, brown rice dan jagung, lalu ditambah sayur-sayuran serta bumbu seperti lengkuas, thai lemongrass vinaigrette atau sesame lime.

"Kalau ingin berolahraga seperti gym, lebih baik setelah berbuka puasa. Kalau sebelum berbuka, biasanya malah overeating. Jadi, lebih baik dilakukan setelah berbuka puasa," pesan Maria.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR