Enam Juta Sekali Bersantap

Come Under, Dikira Sauna Terbalik ternyata Restoran Bawah Laut Pertama Eropa

Ragam

Kamis, 21 Maret 2019 | 14:51 WIB

190321145202-come-.jpg

dailymail

Restoran bawah laut pertama di Eropa resmi dibuka kemarin di Norwegia. Dan meski baru diresmikan lebih dari 7.000 orang sudah membooking meja demi pengalaman kuliner bersantap di antara ikan.

Berlokasi di ujung selatan Norwegia, restoran ini terlihat seperti tabung beton besar yang setengahnya terendam di Laut Utara. Sekilas mirip kapal tenggelam. Resto dinamai Under, yang dalam bahasa Norwegia artinya keajaiban.

Konstruksi Under dirancang firma arsitektur Norwegia Snoehetta, yang juga merancang gedung Opera di Oslo dan Museum Peringatan Nasional 11 September di New York. Pendiri Snoehetta, Kjetil Traedal Thorsen kepada Reuters mengatakan, "Daya tariknya salah satunya sensasi saat memasuki kedalaman dengan jendela besar yang memperlihatkan pemandangan bawah air. Tentunya tidak seperti akuarium."

Memasuki Under awalnya terasa seperti masuk ke ruang sauna. Ini karena aksentuasi papan kayunya yang mirip  dengan sauna pada umumnya. Tapi hanya  delapan meter saja pengunjung sudah berada di ruang makan besar yang dapat menampung 40 tamu dikelilingi jendela transparan raksasa berpemandangan  laut.

Traedal Thorsen menambahkan,  konstruksi rancangannya dapat mengatasi cuaca  dan dibentuk sedemikian rupa sehingga dapat menahan apa yang disebutnya "gelombang laut abad ini" sekalipun.

Restoran juga  ditata sedemikian dengan meminimalisasi efek refleksi pada  dinding kaca. Ruangan juga berpencahayaan alami di siang hari hingga  warna kehijauan air tetap autentik. Untuk hidangan ada  18 daftar menu yang terdiri  atas sajian berbahan  lokal dan makanan laut. Berapa kocek yang harus dirogoh pengunjung? Sekitar 3.700 krone ($ 430) atau sekitar Rp 6 jutaan per orang sudah termasuk minuman.

Gaute Ubostad, salah satu dari dua bersaudara pemilik restoran menyebut mereka juga memiliki bisnis hotel sekaligus. "Tujuannya agar 50 persen dari tamu yang makan di sana bisa  bermalam di hotel kami juga,” katanya.

"Kami mengharapkan 12.000 orang makan malam di sini setiap tahun." Di hari pembukaan pertama Under Rabu kemarin pengunjung masih terbatas keluarga dan rekan dekat duo. Pengunjung komersial baru akan menikmati sensasi kuliner  unik ini mulai April. Sebelumnya resto bawah laut sudah lebih dulu ditawarkan di kawasan perairan tropis seperti Maladewa.

Well, just take me there!

 

 

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR