Wali Kota Bingung, Robin Hood Misterius Tinggalkan Uang Jutaan di Depan Pintu Rumah Warga

Ragam

Kamis, 14 Maret 2019 | 14:38 WIB

190314141656-robin.jpg

dailymail

Warga sebuah desa di Spanyol dibuat takjub saat menemukan sejumlah uang di kotak pos mereka. Dan mereka yang tak memiliki kotak pos, uang ditemukan tergeletak di depan pintu. Aksi dermawan mirip Robin Hood ini pun membuat heboh.

Dikutip dari DailyMail, Kamis (14/3/2019) uang disimpan dalam amplop oleh pahlawan misterius yang beraksi sejak Rabu pekan lalu. Hingga kini ada 15 warga Villarramiel yang telah menerima amplop  berisi uang kertas hingga 100 euro atau sekitar Rp 1,6 juta.

Who are you?

Disimpan di depan pintu.

Apa yang dialami warga ini tak urung membuat Wali Kota Nuria Simon ikut angkat bicara. Selain tak ada yang tahu siapa pelaku, tak seorang pun mengerti bagaimana Robin Hood yang satu ini memilih sasaran amalnya di desa berpenduduk 800 jiwa tersebut.

Media setempat pun ramai-ramai mengangkat kisah Robin Hood dari  Villarramiel ini. "Kita semua bingung dan menunggunya karena kita juga tidak tahu dari mana uang ini berasal atau siapa dermawannya," kata Simon. "Kami tidak tahu apa tujuannya," lanjutnya.

Wali Kota Nuria Simon.

Sementara itu warga mengaku selain menerima uang dalam amplop coklat, ada juga yang menerima uang sekaligus pesan termasuk nama penerima, alamat dan frasa. Di antaranya pujian untuk “Putri rumah tangga” lengkap dengan hati.

Tak ada kualifikasi jelas mengenai siapa yang berhak menerima rezeki bak durian runtuh ini. “Janda yang tinggal bersama anak laki-lakinya, pasangan muda  dengan anak kecil, pasangan lansia, pasangan setengah baya tanpa anak ... tidak ada hubungan yang jelas juga di antara penerima,” ungkap Simon.

Uang asli.

Beberapa dari mereka yang menerima uang sengaja mendatangi polisi atau bank untuk melapor dan memeriksa apakah uang kertas yang mereka terima bukan uang palsu. Bagaimana hasilnya? “Aparat menolak melakukan penyelidikan karena tidak ada pelanggaran yang dilakukan,” ujar Simon.

Hmmm...

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR