Telan Batu dan Tutup Botol Hingga Jejali Perut, Dokter Angkat Dua Kilo Sampah dari Perut Pria Ini

Ragam

Rabu, 20 Februari 2019 | 14:30 WIB

190220141630-telan.jpg

dailymail

Banyak orang menenangkan diri dengan caranya sendiri, mulai dari memainkan pulpen hingga mengigiti kuku. Dan seorang pria dari Negeri Ginseng  diketahui memiliki kebiasaan menenangkan diri dengan cara yang membuat tim dokter nyaris tak percaya. Bagaima tidak pria berusia 54 tahun itu bisa menelan batu, tutup botol hingga dan koin setiap kali gelisah.

Dikutip dari DailyMail, Rabu (20/2/2019) kebiasaan ini terungkap saat pria tadi mendatangi rumah sakit dengan keluhan nyeri di perut. Dan hasil rontgen menunjukkan ada tak kurang dari dua kilogram “sampah” dari dalam perutnya. Awalnya dokter memperkirakan pasien yang tak disebutkan identitasnya itu mengalami kembung. Namun ia merasakan sesuatu yang menyerupai batu kecil ketika menyentuh bagian perut si pasien.

Jejali perut.

Dua kilogram sampah diangkat tim dokter.

Pemindaian kemudian menunjukkan penumpukan benda  yang menempati seluruh perut pasien. Saat ditanya, ia mengaku sering menelan koin dan kerikil setiap kali merasa cemas. Warga Goyang, kawasan utara ibu kota Seoul  dekat  perbatasan Korea Utara itu dilaporkan media setempat mengalami “cacat intelektual”.

Kasus yang sangat tidak biasa ini dipaparkan   Dr. Pyong Wha Choi dalam American Journal of Medical Case Reports. Ahli bedah ini pertama kali mencoba untuk mengeluarkan benda-benda tadi menggunakan gastroskopi  di mana tabung tipis dimasukkan ke dalam perut melalui mulut. Namun upaya ini  gagal saking  banyaknya objek di perut. Tidak jelas berapa banyak pria itu menelan objek dimaksud.

Tak bisa dengan operasi biasa: batu saat masih berada di perut pasien.

Hari berikutnya, tim ahli bedah mengekstraksi benda asing satu per satu melalui prosedur bedah yang berbeda. Benda asing yang diekstraksi termasuk kerikil, koin, dan tutup botol. “Pembedahan tidak dapat dihindari karena ada terlalu banyak benda asing yang perlu diekstraksi menggunakan endoskopi,” ungkapnya.

Pasien ditangani di Rumah Sakit Universitas Inje Ilsan Paik dan diizinkan pulang setelah l sembilan hari. Tidak jelas berapa lama benda asing itu berada di dalam tubuhnya. Para dokter hanya mengatakan ia memiliki kebiasaan aneh. Choi sendiri mengatakan menelan benda asing lebih sering terjadi pada anak-anak dengan tidak sengaja. Sedangkan  pada orang dewasa yang sehat, benda yang paling sering ditelan termasuk tulang ikan dan ayam.

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR