Manusia Serigala dari India yang Bercita-cita Jadi Polisi

Ragam

Senin, 11 Februari 2019 | 19:04 WIB

190211190743-manus.jpg

trubus.id

NASIB malang menimpa remaja dari India. Namanya Lalit Patidar. Remaja berusia 13 tahun ini mengidap sindrom penyakit yang menyebabkan seluruh mukanya berbulu lebat. Karena kondisinya ini, seluruh warga Ratlam di India mengucilkannya, Bahkan mereka melemparinya dengan batu dan menyebut mereka serigala.

Lalit Patidar dilahirkan dengan Hypertrichosis bawaan yang menyebabkan pertumbuhan rambut abnormal pada wajah dan tubuh. Penyakit anak pasangan petani seledri ini di dunia medis dikenal dengan werewolf syndrome.

Baca Juga: Hanya 50 Orang di Dunia, Alami Sindrom Manusia Serigala Wajah Siswa SMP Diselimuti Rambut

Parvatibai Patidar, ibu Lalit mengatakan, saat Lalit lahir, tubuhnya telah dipenuhi rambut. Dia langsung meminta kepada dokter yang menangani untuk memeriksa dan memotong rambutnya yang lebat. Perempuan yang kini berusia 42 tahun ini sebelumnya telah mempunya 5 anak perempuan.

“Saya memiliki lima putri dan kami rajin berdoa di kuil untuk memiliki seorang putra. Doa kami dijawab ketika Lalit lahir," tambahnya seperti dirilis trubus.id.

Parvatibai menyadari anak laki-lakinya ini berbeda, dan ia menganggap sesuatu yang istimewa karena ia lahir setelah rajin memanjatkan doa-doa khusus.

Namun lingkungan tempat tinggalnya kurang menyambut kehadiran bocah laki-laki ini. Lalit menjadi bahan bullying anak-anak sebayannya. Bahkan ia sering dilempari batu dan mengolok-olok.

Lalit mengatakan, "Ketika saya berada di kota, orang-orang datang dan menatap saya dengan aneh. Beberapa bahkan memanggil saya monyet," katanya.

Namun ia selalu beruntung, keluarga dan teman-temannya datang tepat waktu untuk membela dan menyelamatkan dari insiden tersebut. Diam-diam Lalit ingin mengoperasi wajahnya agar bulu-bulu yang ada di wajahnya hilang. Dengan begitu, ia bisa bermain dengan teman sebayanya tanpa ada yang membulinya.

Dengan kondisi muka penuh bulu Lalit harus menghadapi kesulitan dengan pernapasan dan penglihatannya. Keluarganya tidak tinggal diam. Mereka telah mencari bantuan pengobatan untuk anaknya tersayang, namun sampai sekarang belum menemukannya.

Lalit mengatakan dia bertekad mewujudkan mimpinya menjadi seorang perwira polisi sehingga dia dapat menangkap semua pencuri dan penjahat di penjara".

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR