Benarkah Es Kopi (Dingin) Lebih Sehat dari Kopi Panas?

Ragam

Senin, 11 Februari 2019 | 10:58 WIB

190211110803-benar.jpg

palapanews

Minum kopi panas lebih diminati pecinta kopi. Namun, bagi Anda yang memiliki masalah pencernaan, ada baiknya memilih kopi dingin atau es kopi .

Jika ingin membandingkan mana yang kandungan kafeinnya lebih kuat antara es kopi dan kopi panas, sebenarnya keduanya sama saja. Pasalnya, es kopi pun pada mulanya dibuat dari seduhan air panas yang kemudian ditambahkan es batu. Tapi efek kafein pada es kopi akan lebih cepat timbul ke permukaan.

Meski efek kafein dalam kopi dingin bisa dibilang lebih tinggi daripada kopi hangat, rasa es kopi tidak seasam kopi tubruk hangat. Rata-rata kopi dingin memiliki kadar pH 6,31 yang berlawanan dengan versi panasnya yang mengandung pH 5,48 — pada skala pH, semakin rendah angkanya semakin asam sifat zat tersebut. Pasalnya, air panas yang digunakan untuk menyeduh kopi akan mengeluarkan asam yang lebih pekat dari biji kopi. Sementara es batu akan lebih mengencerkan konsentrat kopi sehingga rasanya pun lebih “jinak”.

Ini berarti kopi dingin bisa menjadi pilihan yang lebih aman untuk memuaskan keinginan ngopi bagi orang-orang yang sensitif terhadap kafein atau punya masalah pencernaan, seperti maag atau refluks asam lambung, jelas Joan Salge Blake, RD, associate associate klinis di Boston University dan penulis Nutrition & You, dilansir Hello Sehat dari Health.

Baik es kopi dan kopi panas sama-sama dapat menodai gigi sebab keduanya mengandung tanin (sejenis polifenol), senyawa yang bertanggung jawab untuk mengubah warna gigi Anda. Tapi efek gigi kuning dari es kopi tetap lebih ringan daripada kopi biasa karena lebih sedikit kandungan taninnya.

Selain itu, kebanyakan es kopi disajikan dengan sedotan. Minum pakai sedotan akan meminimalisir kontak langsung antara kopi dengan gigi Anda, sehingga akan membantu mengurangi efek asam minuman yang mengotori gigi Anda. Alhasil, gigi bisa tetap putih terawat.

Tapi baik itu kopi panas dan kopi dingin atau es kopi, sebaiknya pilihlah kopi hitam tanpa gula dan pemanis lainnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR