Ratusan Tahun Ditutup rapat-rapat, Kota Terlarang Cina Akhirnya Dibuka untuk Umum

Ragam

Minggu, 10 Februari 2019 | 14:45 WIB

190210140157-hampi.jpg

dailymail

Dibangun ratusan tahun lalu, Cina bersiap membuka tempat yang selama ini hanya bisa dilihat dari kejauhan, Forbidden Ciy atau Kota Terlarang Beijing. Dikutip dari DailyMail belum lama ini, kompleks peninggalan masa kekaisaran itu untuk pertama kalinya akan dibuka bagi umum. 

Termasuk Taman Qianlong yang dibangun sebagai peristirahatan kaisar dengan empat halaman dan bebatuan rumit serta 27 paviliun dalam satu bangunan. Sebagai  persiapan berbagai sudutnya kini dipugar. Sebelumnya sebagian besar dibiarkan dengan perawatan minim pasca kaisar terakhir meninggalkan Kota Terlarang pada tahun 1924.

Paviliun Juanqinzhai.

Salah satu sudut  Qianlong Garden.

Taman yang sama dipugar Dana Monumen Dunia (WMF) yang sejak 2001 telah mempekerjakan berbagai kolaborator ahli untuk mengembalikan apa yang digambarkan sebagai interior paling signifikan yang dirancang dengan indah  dari kekaisaran Cina. Taman Qianlong dibangun antara tahun 1771 dan 1776 atau 248 tahun lalu untuk mengantisipasi pengunduran diri Kaisar Qianlong.

Kaisar Qianlong menjadi penguasa Cina yang paling lama memerintah (1735 hingga 1796) dan meninggal hanya tiga tahun setelah menyerah kepada putranya, Kaisar Jiaqing. Menurut WMF, kompleks Qianlong  yang menempati hampir dua hektare bagian timur  Kota Terlarang  dipenuhi dengan perabotan dari periode desain interior paling berani dan paling mewah dalam sejarah Cina. Taman itu juga masih berdiri sebagai satu-satunya taman pribadi kekaisaran yang dibangun untuk “masa pensiun” seorang kaisar.

Juanqinzhai sebelum restorasi.

Tampilan sebelum dan sesudah area Fuwangge.

Proyek ini dilakukan dalam empat fase dan semuanya diharapkan  selesai pada tahun 2020, tepat di peringatan 600 tahun Kota Terlarang. Meskipun konservasi belum  lengkap, beberapa bocoran tampilan terbaru taman dirilis media. Paviliun Juanqinzhai misalnya yang juga dikenal sebagai tempat istirahat di halaman keempat yang disebut sebagai salah satu yang paling memesona. Direstorasi tahun 2008 di sini ada banyak layar sutra sensasional, kisi-kisi bambu, mural trompe-l'oeil dari lantai ke langit-langit, inlay warna giok, dan banyak lagi.

Siap dibuka setelah ratusan tahun.

Tiga struktur lain di halaman keempat  termasuk Fuwangge (Belvedere of Viewing Achievements), Zhuxiangguan (Lodge of Bamboo Fragrance) dan Yucuixuan (Bower of Purest Jade)  dipulihkan sepenuhnya pada tahun 2016. Pemulihan interior dan eksterior bangunan di halaman kedua dan ketiga saat ini sedang berlangsung.

WMF baru-baru ini menunjuk arsitek Annabelle Selldorf dari Selldorf Architects yang berbasis di NYC untuk merancang Pusat Penafsiran di Taman Qianlong. Pusat ini akan ditempatkan di tiga aula dari struktur yang dipugar di halaman kedua  dan membantu pengunjung mempelajari lebih lanjut tentang masa lalu dan masa depan situs.

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR