Jangan Tinggalkan Shalat Jumat, Ini Ancamannya

Ragam

Jumat, 8 Februari 2019 | 09:56 WIB

190208095833-janga.jpg

arrahman.co.id

Ilustrasi.

SHALAT Jumat diwajibkan bagi seluruh laki-laki yang beragama Islam tanpa pengecualian. Shalat Jumat boleh ditinggalkan dan diganti dengan shalat dzuhur bila ada udzur, seperti musafir, sakit, dan lain-lain.

Kewajiban shalat Jumat ini didasarkan pada firman Allah SWT:



“Wahai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum`at, maka bersegeralah kalian kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (Al-Jumu`ah : 9)

Selain ayat di atas, ada banyak hadis yang berisi ancaman bagi orang yang meninggalkan shalat Jumat. Adanya ancaman ini menguatkan kewajiban shalat Jumat bagi laki-laki. Di antara hadis larangan meninggalkan shalat Jum’at ialah:



“Hendaklah orang-orang berhenti dari meninggalkan shalat Jum’at atau Allah akan menutup hati mereka dari hidayah sehingga mereka menjadi orang-orang yang lalai.” (HR. Muslim)

Dalam riwayat lain dijelaskan:



“Orang yang meninggalkan tiga kali shalat Jum’at karena lalai, Allah akan menutup hatinya.” (HR. Abu Daud)

Orang yang meninggalkan shalat Jumat lebih dari tiga kali, maka Allah akan menutup pintu hatinya. Dalam riwayat lain diterangkan, orang yang meninggalkan Jumat termasuk orang munafik. Sebab itu, bagi laki-laki baligh seyogyanya tidak meninggalkan shalat Jum’at dan selalu berusaha untuk mengerjakan shalat Jum’at, kecuali bila ada udzur atau situasi darurat yang menyebabkan tidak bisa shalat Jumat. (islami.co)


Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR