Telinga Ditemukan Terbakar, Gunakan Earphone Saat Charging HP Karyawan Pabrik Tewas Tersetrum

Ragam

Rabu, 6 Februari 2019 | 11:30 WIB

190206112851-ditem.jpg

dailymail

Saat ini gadget utamanya handphone sudah tak bisa dipisahkan dari keseharian. Sebagian bahkan benar-benar tak bisa berpisah dari alat komunikasi ini. Tetap menggunakannya saat tengah isi baterai, bahkan saat hendak tidur misalnya. Seperti yang dilakukan seorang karyawan pabrik di Chonburi, Thailand, belum lama ini.

Dikutip dari DailyMail kemarin,  akibatnya karyawan berusia 24 tahun itu harus meregang nyawa. Ia ditemukan tewas tersetrum saat tengah menggunakan gadget miliknya menggunakan earphones dengan HP dalam posisi charging. Korban yang kemudian  diketahui bernama Kritsada Supol ditemukan meninggal di atas matras.

Ceroboh atau..

Adaptor dan kabel charger diketahui berkualitas rendah.

Pemilik kontrakan yang mendatangi kamarnya pagi hari menemukan tubuh Kritsada  dalam posisi telentang dengan luka bakar di telinga. Korban tampaknya sedang mendengarkan musik atau berbicara dengan seseorang. Ini terlihat dari posisi mikrofon earphone yang berada di atas mulut. Aparat  dari Kantor Polisi Provinsi Phan Thong di Chonburi, Thailand yang tiba di lokasi kemudian melakukan evakuasi.

Kapten Polisi Jaleuk Polthong mengatakan, polisi menduga Kritsada tersetrum saat menggunakan earphone dan mengisi daya ponsel di saat yang sama. "Kami percaya korsleting menjadi penyebab kematian korban ketika  sedang berbicara dengan seseorang atau mendengarkan musik," katanya.

Ditemukan dengan posisi mikrofon di atas mulut.

Langsung dievakuasi.

Aparat juga menyebut kabel pengisi daya berkualitas rendah juga menjadi faktor dari insiden maut ini. Polthong menambahkan, “Banyak orang tanpa sadar berada dalam bahaya saat  mereka menggunakan adaptor charger murah yang tidak diproduksi dari perusahaan resmi." Meski diduga kuat tersengat listrik tetapi mayat korban etap diautopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian.




Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR