Ditemukan Jejak Tsunami di Pantai Binuangeun 300-3.000 Tahun Lalu

Ragam

Minggu, 13 Januari 2019 | 10:24 WIB

190113102552-ditem.jpg

muhammadyadhie.blogspot.com

PANTAI Binuangeun Desa Muara Kecamatan Wanasalam Kabupaten Lebak, merupakan wilayah yang memiliki sejarah pilu. Betapa tidak kawasan pantai yang berjarak sekitar 220 mil atau sekitar 352 km ke perbatasan Negara Australia menjadi jejak tsunami 300, 1.700 dan 3000 tahun yang lalu.

Hal ini terungkap saat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo, bersama rombongan diantaranya Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kasbani, peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), mengungi jejak tersebut.

Wartawan Kabar Banten, Dini Hidayat mengabarkan, bukti adanya tsunami besar di Selat Sunda ditemukan dalam bentuk batuan koral berukuran besar di bibir Pantai Binuangeun Kecamatan Wanasalam Kab Lebak.

“Ada tiga buah batu koral berukuran besar didaratan sekitar pantai Binuangeun Ini. tadinya ada di laut, tapi terangkat ke daratan oleh tsunami. Ini sekitar 3.000 tahun lalu, ada juga 1.600 tahun lalu dan ada yang dari 300 tahun lalu,” kata Kepala Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Eko Yulianto dalam paparannya di sela-sela kunjungan, Sabtu (12/1/2019).

Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo mengatakan, adanya jejak tsunami ini  menunjukkan bahwa Pemerintah daerah (Pemda) dalam hal ini Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten serta  masyarakat harus meningkatkan kesiap-siagaan dengan memperkuat upaya-upaya mitigasi.

“Selain menyiapkan rute-rute evakuasi dan melakukan tata ruang yang berbasis risiko bencana juga penanaman pohon, ”katanya.

Doni nenuturkan, penanaman pohon nantinya diserahkan kepada pemerintah kabupaten, termasuk melibatkan dinas kehutanan provinsi. Penanaman nantinya memperhatikan juga berapa panjang pantai, dan setiap wilayah tentu ada lapisan.

“Kita minta Bupati untuk menyusun rencana pengajuan ke BNPB. Kebutuhan apa yang dapat diusulkan nanti ke kementrian keuangan," katanya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR