Jangan Stres, Ini Rahasia Hidup Sehat Mahathir Mohammad Menurut Menteri Pendidikan Malaysia

Ragam

Sabtu, 12 Januari 2019 | 07:57 WIB

190112080231-janga.jpg

@chedeofficial

MENTERI Pendidikan Malaysia Maszlee bin Malik mengungkap sejumlah rahasia hidup sehat Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad yang kini berusia 93 tahun.

"Perdana Menteri Mahathir memberikan sejumlah kiat-kiatnya kepada saya, bagaimana hidup sehat. Tidak hanya makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang," ujar Maszlee saat memberikan ceramah singkat di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Baca Juga: Peneliti: Penghasilan Menurun dan Bokek Bikin Stres

Kiat pertama yakni tidur jangan banyak. Ketika usia sudah menua atau selepas pensiun banyak yang menggunakan waktu luang untuk tidur. Mahathir berbeda, ia tidak menggunakannya untuk tidur meskipun keinginan untuk tidur itu sangat kuat. Dia menjelaskan Mahathir hanya tidur lima menit ketika siang hari untuk mengembalikan energinya. "Jangan stres. Perdana Mahathir ketika ada kasus besar kemarin pun, dia tidak stres," kata dia.

Maszlee bahkan pernah ke kantor Mahathir dan menemukan tumpukan dokumen di mejanya. Kepada Maszlee, Mahathir mengaku tidak stres, dan akan stres jika tidak bekerja. Meski terbilang usia Mahathir sudah senja, namun Mahathir sudah di kantor jam delapan pagi dan kembali ke rumah pukul delapan malam.

Baca Juga: Indikator Stres Instan, Hati-hati Jika Sampai Gambar Ini Terlihat Bergerak

Kiat kedua yakni rajin membaca buku, terutama buku fiksi. Bahkan saat Mahathir cuti dari pekerjaan selama enam hari, ia tetap membaca buku.

Ke depan, kata Maszlee, pihak pemerintah Malaysia ingin membudayakan membaca pada generasi muda.

"Saat ini, kami juga menitikberatkan isu nilai. Mahathir ketika berkunjung ke Indonesia berbincang dengan Presiden Jokowi selama dua jam, juga membicarakan masalah nilai ini. Pendidikan harus bisa mengubah generasi mendatang yang mempunyai komitmen, integritas, amanah, saling menghargai," jelas dia.

Dalam kesempatan itu, ia juga menjelaskan akan memulai kerja sama pertukaran guru antara Indonesia dan Malaysia, serta pertukaran pelajar. Dia berharap ke depan, kerja sama pendikan ke dua negara terus meningkat.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR