Hati-hati Pesan Menu Siap Saji, Lapar Sopir Delivery Food Ketahuan Makan dari Boks Pesanan

Ragam

Rabu, 9 Januari 2019 | 12:00 WIB

190109112438-bikin.jpg

dailymail

Seorang sopir pengiriman makanan tertangkap kamera tengah menikmati menu  yang  harusnya segera dikirim pada pemesan. Dikutip dari DailyMail kemarin, aksi di siang hari tadi dilakukan di area parkir. Pemilik restoran, Anarug Humigan  memergoki  sopir pengiriman Easi Australia itu membongkar lima kotak makanan dari tas pengiriman.

Dari video yang diambil dari balkon terlihat bagaimana sopir tadi membuka kotak makanan lalu menyendoknya tanpa peduli. Setelah itu ia mengemas ulang pesanan dan menempatkan kotak yang sudah diicip di bagian bawah. Si sopir juga mengguncang kotak untuk memastikan isinya tak terlihat berkurang.

OMG.

Really?

Setelah mencicipi makanan, pelaku melihat sekeliling, menjatuhkan garpu yang digunakan di tanah, lalu minum. Dia bahkan mengeluarkan permen sebelum kembali ke skuter dan pergi.

"Dia mencicipi dua atau tiga wadah terpisah dan memperbaiki kembali tampilannya dengan baik sehingga pelanggan tidak akan tahu," kata Humigan kepada A Current Affair. "Aku benar-benar berteriak padanya dan dia tahu tertangkap basah tapi   tidak peduli dan pergi begitu saja."

Humigan mengaku menggunakan jasa Easi Delivery untuk mengirimkan makanan dari tokonya Little Piazza. Tapi sekarang tidak lagi karena dia tahu  bagaimana kelakuan pengemudinya. Ia takut makanan bisa terkontaminasi oleh aksi serupa dan pelanggan mungkin saja sakit.

Don't care?

"Mereka akan menyalahkan restoran. Apalagi restoranku sedang dalam masalah ... jujur, aku merasa sangat tidak aman. Aku takut makanan yang kukirim pada  pelanggan tidak sampai seperti standar restoku,” jelasnya.

Menanggapi ini Minister of Innovation and Better Regulation, New South Wales Matt Kean tak menampik reputasi restoran ikut dipertaruhkan. Ia  memperingatkan seiring popularitas  jasa pengiriman, pengendalian kualitas jadi ikut berisiko.

Lemme drink now..

Sedangkan pihak Easi Delivery menegaskan membuka wadah makanan selama proses pengiriman sangat dilarang. Pelanggaran atas ini bisa berujung pemecatan. Mereka mengklaim memiliki kebijakan yang mewajibkan restoran  menggunakan wadah makanan terisolasi dan menyediakan segel tas pengiriman  sehingga pelanggan yakin makanan mereka memang steril.

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR