181206142652-ngeri.jpg

dailymail

Benda mirip batang pohon ini bagian dari paru-paru yang termuntahkan seorang pasien gagal jantung di California, AS.

Saking Kerasnya, Pasien Rumah Sakit Muntahkan Organ Pernapasan Saat Batuk

Ragam

Kamis, 6 Desember 2018 | 15:30 WIB

Wartawan: Mia Fahrani

Tak terbayangkan mungkin tapi saking kerasnya, seorang pria asal California, Amerika Serikat  benar-benar memuntahkan sebagian dari organ pernapasannya saat batuk. Dikutip dari DailyMail beberapa waktu lalu,  insiden yang membuat kaget ini terjadi saat pria tadi dirawat di rumah sakit akibat gangguan jantung.

Peristiwa tadi terungkap dalam New England Journal of Medicine di mana ahli bedah dari University of California San Francisco Medical Center mempresentasikan kasus pasien berusia 36 tahun yang dirawat di ICU akibat  gagal jantung kronis. Riwayat kesehatan kardiovaskular pasien yang buruk membuatnya memiliki alat pacu jantung yang ditanamkan jika jantungnya benar-benar tersumbat.

Namun sepanjang minggu pertama di rumah sakit, di luar persoalan medis lainnya, pasien dimaksud mengalami batuk darah. Intensnya batuk yang diderita terpantau meningkatkan ketegangan di area paru-paru. Dokter pun memberinya oksigen tambahan.

Meski demikian intensitas batuk yang tak juga berkurang. Bahkan saking kerasnya batuk, pasien sampai mengeluarkan gips utuh bronkial kanan yang berfungsi mendistribusikan udara ke paru-paru. Dari dokumentasi terlihat bronkus utama paru-paru kanan pasien terlihat lebih lebar, pendek dan lebih vertikal daripada bronkus utama kiri.

Pasien pun diintubasi dan dokter melakukan bronkoskopi yang memungkinkan  untuk melihat kondisi paru-paru dan saluran udara. Pasien mampu bertahan dan dilaporkan memiliki pasokan darah terbilang kecil di cabang-cabang basilar, yang memasok darah kaya oksigen dari lobus kanan bawah. Dan dua hari kemudian, dilakukan prosedur ekstubasi. Hasilnya pasien tetap batuk-batuk.    

Sayang satu minggu setelah insiden “muntah paru-paru”, pasien meninggal karena komplikasi gagal jantung. Di luar itu apa yang disaksikan tim  seperti paparan jurnal medis ini bukan yang pertama.

Laporan New England Journal of Medicine pada Januari 2012 memaparkan  kasus pasien perempuan berusia 40 tahun di Inggris yang menderita asma. Para dokter di Rumah Sakit Good Hope Birmingham menyaksikan pasien batuk begitu keras hingga mendorong jaringan paru-paru melalui dua tulang iganya.


Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR