180913112120-profe.jpg

dailymail

Profesor Meninggal Saat Siaran Langsung Setelah Melontarkan Keinginannya untuk Mati

Ragam

Kamis, 13 September 2018 | 15:00 WIB

Wartawan: Mia Fahrani

Kata-kata serupa doa, jadi hati-hati dengan perkataan. Entah ada hubungannya dengan ungkapan tadi atau hanya kebetulan, seorang profesor terkenal di India mengembuskan napas terakhir saat tengah menjadi narasumber dalam tayangan langsung televisi. Dan terungkap berikutnya sang profesor sempat berujar jika dirinya ingin meninggal saat bekerja.

Dikutip dari DailyMail kemarin, peristiwa yang menimpa Profesor Rita Jitendra tersebut disaksikan permirsa setia Good Morning J&K, beberapa waktu lalu. Tepatnya kala profesor yang juga seniman dan penulis itu tengah berbagi tentang awal karier dan kehidupannya kini. Di satu titik belum sempat menyelesaikan kalimat, tubuhnya tiba-tiba kolaps.

Diawali cegukan.

 “Profesor Rita sedang bercerita tentang banyak hal menarik dari hidupnya dan terlihat sangat normal. Tiba-tiba ia berhenti bicara dan terlihat seperti cegukan. Kami harus menghentikan siaran dan menayangkan sesi dokumenter karena kami harus segera membawanya ke rumah sakit,” ujar Zahid Mukhtar, presenter yang bertugas malam itu.

Laporan Indian Telegraph, sebelum meninggal  Rita yang dikenal banyak kalangan sedang memulai proyek drama. Sementara itu keterangan Hafiza Muzaffar, mantan sekretaris komisi wanita yang sebelumnya mewawancara Rita di Srinagar mengungkapkan fakta yang kini dikaitkan dengan kematiannya.

Menurutnya dalam perjalanan menuju studio, Rita berujar dirinya ingin meninggal seperti mantan Presiden A.P.J. Abdul Kalam. “Ia mengatakan ingin meninggal saat bekerja dania mendapatkan apa yang diinginkannya. Profesor Rita meninggal di studio dalam siaran langsung,” katanya.

As you wish?

Rita dinyatakan meninggal di SMHS Hospital di Jammu, India. Keterangan Dr. Saleem Tak, Rita meninggal akibat serangan jantung. “Seraangan ini bisa dipicu aritmia jantung yang membuat detak jantung menjadi tidak normal,” paparnya. Produser Good Morning J&K,  Tanveer Mir mengatakan serangan jantung yang dialami Rita terlihats seperti cegukan.

“Ini mengejutkan, kami syok dan berduka. Sepanjang sejarah Doordarshan tak pernah ada tamu yang meninggal saat siaran langsung,” katanya. “Kami berupaya menangani semua dengan sebaik mungkin tapi Profesor Rita tak bisa diselamatkan.” Katanya. Selain itu tak ada salahnya berhati-hati dengan kata-kata.

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR