181012195231-kota-.jpg

Kota Bandung Pilih Fokus Pertahankan Posisi Runner up Porda Jabar XIII/2018

PORDA XIII

Jumat, 12 Oktober 2018 | 19:51 WIB

Wartawan: Asep Awaludin


TUAN rumah Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jabar ke XIII 2018 Kabupaten Bogor hingga saat ini masih mendominasi raihan medali.Tercatat hingga Jumat (12/10) malam, Kabupaten Bogor sudah mengumpulkan raihan 366 medali yang terdiri dari 179 emas, 100 perak, dan 87 perunggu.

Sementara di posisi kedua ada Kota Bandung yang hingga kini telah mengumpulkan pundi-pundi medali sebanyak 282 dengan rincian 86 emas, 100 perak, dan 96 perunggu. Disusul kemudian Kabupaten Bekasi 240 medali terdiri dari 62 emas, 76 perak, dan 102 perunggu.

Melihat hasil ini, Ketua Umum KONI Kota Bandung, Aan Johana menyebut, banyak Miss yang terjadi pada Porda kali ini. Beberapa cabang olahraga yang mengalami kegagalan meraih medali, terutama cabang olahraga baru.

"Itu ada Miss diperjalanan, terutama di cabor-cabor baru. Kalau cabor lama kita sudah memprediksi, dan cabor sudah mengetahui ketika menyampaikan target itu sudah tau potensi yang dimiliki. Beda dengan cabor baru ini, terbanyak misanya. Ketika menyampaikan target tapi sebenarnya kita ngga tau potensi yang sebenarnya, contoh seperti Arum jeram kita tidak bisa mengontrol karena sebelumnya kita tidak tau. Ketika cabornya berbicara target sekian, oke kita percayai kita masukan dalam hitungan target. Tapi ternyata tadi tidak sesuai harapan," kata Aan ditemui di Lapangan Jakarta Japanese Club, Jalan Sentul City, Kabupaten Bogor, Jumat (12/10/2018).

Sedangkan untuk cabor lama, ia meyakini bahwa target tersebut dapat dicapai. Itu setelah berdasarkan perdebatan dan argumentasi yang dilakukan sebelum menjalankan Porda tahun ini.

"Kalau yang lain sudah kita perhitungkan. Ada argumentasi, ada perdebatan ketika cabor yang sudah lama dan sudah memperkuat cabor di Porda sebelumnya dan diikutsertakan, itu ada argumentasi. Ketika menentukan target, itu tidak terlalu jauh, bahkan diantaranya ada yang over target," ungkapnya.

Sementara itu, disisa waktu yang tinggal tiga hari lagi pelaksanaan Porda Jabar ke XIII ini, Aan menargetkan setidaknya Kota Bandung bisa mengumpulkan 90 emas. Target ini dinilai realistis jika melihat perolehan medali saat ini.

"Sebetulnya kita ada beberapa yang miss dari target yang kita harapkan, karena kendalanya 3 hari lagi. Sesuai dengan target kita harus memperoleh kurang lebih hampir 90 an medali emas lagi," harapnya.

Ditanya soal harapannya menjadi juara umum pada Porda Jabar XIII ini, Aan tak mau muluk-muluk.  Melihat hasil saat ini, pihaknya hanya berpesan bagaimana caranya Kota Bandung bisa mempertahankan posisi runner-up agar tidak tersalip kontingen lain.

"Itulah secara umum penjelasannya begitu. Makanya kita dari awal tidak menargetkan menjadi pengumpul medali terbanyak, karena secara logika, secara rasional tidak bisa mengejar tuan rumah. Dan sekarang sudah terbukti," ungkapnya.

Ia pun menyoroti penyelenggaraan Porda kali ini. Bahkan tidak hanya Kota Bandung, bersama kontingen lainnya meresa kecewa dengan hasil yang diraih para kontingen masing-masing. Namun demikian, apapun hasilnya, pihaknya akan tetap menerima hasil akhir Penyenggaraan Porda Jabar ke XIII ini.

"Walaupun sekarang banyak daerah-daerah yang dirugikan dan kita pun kecewa, tidak usah bicara lagi bagaimana tuan rumah bisa mengumpulkan medali sebanyak-banyaknya, itu darimana sumbernya? Kita sudah tau bersama. Tapi yang jelas kita tetap untuk konsisten menggunakan atlet-atlet yang memang binaan sendiri, dan inilah hasilnya yang bisa dipersembahkan. Walaupun mudah-mudahan dalam beberapa hari ini bisa mencapai target, tapi kelihatannya cukup berat karena cabor baru ternyata banyak yang miss dan tidak sesuai dengan yang diharapkan," katanya.

Jelang berakhirnya Porda Jabar XIII  pihaknya juga terus melakukan evaluasi. Setidaknya, Kota Bandung bisa mempertahankan posisi kedua di bawah tuan rumah Kabupaten Bogor.

"Setiap malam kita melakukan evaluasi dan perhitungkan dan tadi kemungkinan kita juga meleset dari target yang dicanangkan oleh kita. Kita tidak lagi melihat Kabupaten Bogor karena secara logika kita tidak akan bisa mengejar, tapi paling tidak kita berada di posisi sesuai dengan apa yang kita raih  yakni, runner-up dan tidak tersalip dari Kabupaten Bekasi itu yang menjadi fokus kita sekarang bagaimana kita bisa berada di posisi sekarang. Dan bagaimana bisa menargetkan di sisa hari ini," pungkasnya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR