181012164418-kabup.jpg

Ginanjar Arief Pratama

Kabupaten Tasikmalaya, KBB dan Subang Tuan Rumah Bersama Porda XIV/2022

PORDA XIII

Jumat, 12 Oktober 2018 | 16:42 WIB

Wartawan: Ferdy Soegito Putra

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat telah menetapkan sistem tuan rumah bersama untuk Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIV tahun 2022 mendatang. Ketiga daerah yang akan menjadi tuan tumah Porda 2022 adalah Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Kabupaten Subang.

"Berdasarkan pengajuan, kini sudah ditetapkan tiga daerah, Subang, Kabupaten Bandung Barat, dan Tasik untuk tuan rumah Porda XIV," ungkap Ketua KONI Jawa Barat, Ahmad Saefudin, di Hotel Lorin, Sentul, Kota Bandung, Jumat (12/10/2018)

Mengingat Kabupaten Tasikmalaya telah didukung oleh ke-5 Kabupaten lainnya (Priangan Timur) menurut Ahmad itu adalah salah satu kelebihan yang dimiliki pengaju tuan rumah Porda XIV/2022. Namun hal tersebut tidak semerta-merta akan merubah jumlah dari tuan rumah Porda XIV.

"Yang mengusulkan kan 3 daerah, urusan Tasik ada dukungan dibelakang itu urusan mereka, yang jelas kita sudah memilih sesuai dengab AD ART yang sudah kita sepakati bersama," jelasnya.

Untuk kedepan KONI Jabar juga mengaku akan segera melakukan pemetaan agar pihaknya bisa melihat sejauh mana kesiapan dari tiap Kota/Kabupaten yang akan menjadi tuan rumah Porda XIV/2022. Pemetaan sendiri diakuin akan mulaisetelah ia melaporkan hasil pemilihan kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil

"Untuk implementasi pada akhirnya nanti diserahkan kepada ketua KONI, saya sendiri akan melihat presentasibdari kesiapan mereka, misalnya Kota Tasik, nanti dilihat mana yang harus dibangun dari nol dan diperbaiki," katanaya

Disinggung mengenai efek yang akan diterima setelah ditetapkannnyabtuan rumah bersama, menurutnya tuan rumah bersama malahbakan menjadi pemacu bagi kabupaten/kota lain untuk melakukan pembangunan dibidang olahraga.

"Tentu ini akan menjadi efek domino, agar daerah dapat menjadi bagian dab percepatan pembangunan olahraga. Sehingga nanti olahraga tidak mandiri lagi tapi menjadi bagian dari pembangunan" ujarnya

"Kalau kita tidak menyambungkan silaturahmi melalui olahraga kapan lagi kita bisa melakukanny," tambahnya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR