181011181458-hadap.jpg

Ginanjar Arief Pratama

Pemain Kota Bandung, Ripal.G (kiri) terjatuh saat berebut dengan pemain Kabupaten Kuningan, pada laga semi final sepak bola, Porda XIII/Jawa Barat 2018 di Stadion Pajajaran, Kota Bogor, Kamis (11/10/2018).

Hadapi Final, Pelatih Tim Sepak Bola Kota Bandung Siapkan Mental Anak Asuhnya

PORDA XIII

Kamis, 11 Oktober 2018 | 18:12 WIB

Wartawan: Ferdy Soegito Putra

MANAGER Tim Sepak Bola Kota Bandung, Dicky Wijaya mengaku puas, timnya berhasil mengalahkan Kabupaten Bekasi dan melaju ke partai final Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII tahun 2018 Kabupaten Bogor.

"Alhamdulillah dengan hasil tipis ini, Kota Bandung tinggal satu langkah lagi untuk menjadi juara Porda XIII/2018. Mudah-mudahan Allah SWT terus meridhoi kita," katanya usai menjalani pertandingan, Kamis (11/10/2018)

Meskipun mendominasi pertandingan, Dicky mengakui jika anak asuhnya sempat tegang saat menghadapi partai semi-final bersama Kabupaten Kuningan.

"Anak-anak barusan tegang, official dan pelatih juga tegang termasuk saya, karena pertandingan berjalan ketat. Jadinya gol yang dihasilkan hanya satu," katanya.

Disinggung mengenai kesiapannya menghadapi partai final, menurutnya, tim dipastikan akan siap pada waktunya. Ia pun mengaku akan mengistirahatkan para pemainnya hingga partai final berlangsung.

"Kalau dilihat partai semi-final di Stadion Mini Persikabo kan ada Indramayu dan tuan rumah Kabupaten Bogor. Memang peluang ada di tuan rumah, tapi Indramayu memiliki mantan pelatih tim Porda Kota Bandung kemarin," tuturnya.

Pelatih Tim Kota Bandung, Yadi Mulyadi, mengaku hampir kewalahan menghadapi permainan bertahan Kabupaten Kuningan. Bahkan ia mengaku hampir frustasi saat timnya sulit menembus pertahanan lawan.

"Pertandingan yang sangat berat, padahal kita sangat menguasai bola tapi mereka bermain dengan cara menunggu. Hampir-hampir tim pruatasi tapi alhamdulillah pecah telur dan kita masuk final," ujarnya.

Yadi Menuturkan, menghadapi partai pemuncak, dirinya akan mempersiapkan mental para pemain. "Kalau final kita harus evaluasi terlebih dulu. Partai tersebut tentunya akan berat, kita harus mempersiapkan mental. Untuk mengantisipasi tekanan saya juga akan melakukan konsolidasi bersama tim dan saya pastikan tidak akan menyesuaikan dengan pola (strategi) yang akan diterapkan lawan," pungkasnya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR