180710162627-tahun.jpg

Bagian Kominfo Setda Kab. Bandung

Sekda Kabupaten Bandung, Sofian Nataprawira secara simbolis menyerahkan sebuah tas kepada calon jemaah haji asal Kabupaten Bandung, di sela acara Bimbingan Manasik Haji Masal ke II di Masjid Al Fathu Soreang, Selasa (10/7/2018).

Tahun Ini Kab. Bandung Berangkatkan 2.582 Calon Jemaah Haji

Pojok Sabilulungan

Selasa, 10 Juli 2018 | 16:26 WIB

Wartawan: Ziyan

KUOTA jemaah haji asal Kabupaten Bandung mencapai 2.582 orang dari jumlah kuota haji Jawa Barat sebanyak 38.567 orang, dengan jumlah enam kloter dan satu kloter gabungan. Kloter pertama atau kloter empat Provinsi Jawa Barat akan mulai diberangkatkan 17 Juli 2018.

Kepala Kemenag Kabupaten Bandung, Drs. H. Dah Saefullah mengatakan, untuk kloter pertama yang berangkat sebanyak 410 calon jemaah haji didampingi tim pemandu, tim pembimbing ibadah haji Indonesia, dokter dan paramedis.

"Tahun ini Kemenag Pusat mengeluarkan beberapa kebijakan baru terkait penyelenggaraan haji 1439 Hijriyah/2018 Masehi di Indonesia, seperti percepatan keimigrasian, pemberian kode pada gelang jamaah, yang berisi data personal Jemaah haji, penambahan makan Jemaah yang awalnya 25 kali menjadi 40 kali, layanan cepat untuk koper, paspor dan hotel untuk Jemaah," ujar Dah Saefullah usai memberikan arahan pada acara Bimbingan Manasik Haji Masal ke II sekaligus pelepasan calon Jemaah haji Kabupaten Bandung, di Mesjid Al-Fathu Soreang, Selasa (10/7/2018).

Selain itu, Dah Saefullah menuturkan, perubahan aturan juga diterapkan dalam pembentukan tim kesehatan haji untuk pertolongan bagi Jemaah yang sakit, serta ada kabar baik bagi calon Jamaah Haji meninggal sebelum keberangkatan bisa diganti oleh keluarganya.

"Mulai tahun ini, porsi calon jamaah haji yang wafat sebelum berangkat ke Arab Saudi, bisa digantikan oleh keluarganya," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung, Sofian Nataprawira berpesan kepada seluruh calon jemaah haji, bahwa Allah telah menganugerahkan satu kemuliaan usaha sebagai suatu proses peragian rohani, agar manusia kembali ke fitrahnya sebagai manusia sejati.

"Ibadah haji ini, tidak datang secara tiba-tiba. Allah menawarkan kesempatan kepada para calon jemaah khusus bagi mereka yang telah mendapat panggilan. Maka dari itu, jalankanlah ibadah haji ini dengan sebaik-baiknya dan ikuti prosedurnya," imbuh Sofian.

Lebih lanjut Sofian mengatakan, ibadah haji menawarkan kesempatan kepada para jemaah yang telah mendapat panggilan, untuk lulus menjadi khalifah fil ardi. Dalam melaksanakan ibadah, para jemaah diajarkan dan dipraktikan mulai dari ihram, tawaf, sa’i, lempar jumrah, hingga wukuf. Dan semua rukun haji tersebut harus dilaksanakan dengan baik dan benar, jika gagal dalam pelaksanaan rukun haji khususnya wukuf, maka para jemaah harus mengulang pada musim haji tahun berikutnya.

"Selamat menjalankan ibadah haji bagi seluruh calon Jemaah khususnya asal Kabupaten Bandung, semoga lancar dan menjadi haji yang mabrur dan mabruroh, dan bisa menyempurnakan ibadahnya dihadapan Allah SWT juga kembali menjadi manusia yang baru," ujarnya.

Editor: Rahmat Sudarmaji

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR