180417175618-demiz-bantah-kampanye-di-masjid.jpg

Adi Permana

Deddy Mizwar

Demiz Bantah Kampanye di Masjid

Pilkada

Selasa, 17 April 2018 | 17:56 WIB

Wartawan: Adi Permana

CALON Gubernur Jawa Barat nomor urut 4, Deddy Mizwar memberikan klarifikasi terkait adanya laporan dugaan pelanggaran kampanye dirinya di tempat ibadah ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Menurut Deddy, kehadirannya ketika itu hanya meresmikan masjid tidak ada kampanye.

"Ada yang mengadu seolah-olah diduga ada pelanggaran kampanye ya, diduga, ternyata dicek memang tidak ada apa-apa," kata Deddy Mizwar kepada wartawan di Kantor Bawaslu Jabar, Jalan Turangga, Kota Bandung, Selasa (17/4/2018).

Ia menegaskan, tidak ada pelanggaran yang telah dilakukan. Semua tuduhan sudah dijelaskan oleh Deddy dengan jelas kepada pihak Bawaslu Jabar melalui Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu).

"Enggak ada apa-apa, paham semuanya, bisa dijelaskan dengan baik bahwa itu tidak ada unsur-unsur pelanggaran," kata calon Gubernur yang berpasangan dengan Dedi Mulyadi itu.

Demiz sapaannya, mengatakan masyarakat harus tetap kritis mengawasi proses demokrasi, jangan sampai terjadi kecurangan maupun kedzaliman. Sebab kedzaliman jika dibiarkan maka dia akan berubah jadi kebenaran.

"Termasuk yang melapor pun jangan curang. Kalau pelapor curang nanti kecurangan jadi kebenaran. Masyarakat harus jujur, harus objektif. Kalaupun tidak suka jangan fitnah, sehingga fitnah nanti jadi kebenaran," katanya.

Demiz pun berharap, Bawaslu bisa kritis dan menganalisis setiap laporan yang ada. Jika ada laporan yang pijakannya tidak jelas, tidak perlu ditindaklanjuti. Sebab bisa menganggu jadwal kampanye pasangan Deddy-Dedi.

"Ya kalau ini menjadi modus operandi, saya kan seolah-olah bakal menang nih, tanda-tanda kemenangan sudah besar, ini kan harus diganggu," katanya.

Laporan dugaan pelanggaran tersebut disampaikan oleh masyarakat mengenai aktivitas Deddy Mizwar saat meresmikan sebuah masjid di Bojongsoang, Kabupaten Bandung pada 7 April yang lalu. Diduga, berdasarkan laporan Demiz telah kampanye di tempat ibadah.

"Ada laporan bahwa salah satu pasangan calon ini dalam masa cutinya meresmikan masjid dan di tanda tangan oleh Wakil Gubernur. Ada beberapa background yang terindikasi adalah para timnya. Kami panggil dan kita proses," kata Ketua Bawaslu Jabar Harminus Koto menjelaskan terkait laporan tersebut.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR