180417173015-dugaan-kampanye-di-tempat-ibadah-demiz-penuhi-panggilan-bawaslu.jpg

Adi Permana

CALON Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar mendatangi kantor Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat, Selasa (17/4/2018)

Dugaan Pelanggaran Kampanye di Tempat Ibadah, Demiz Penuhi Panggilan Bawaslu

Pilkada

Selasa, 17 April 2018 | 17:30 WIB

Wartawan: Adi Permana

CALON Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar mendatangi kantor Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Jawa Barat, Selasa (17/4/2018). Kedatangan Deddy Mizwar ini untuk memenuhi panggilan dari Bawaslu tentang dugaan adanya pelanggaran kampanye di tempat ibadah.

Demiz sapaannya, tiba di Kantor Bawaslu didampingi Sekretaris Tim Pemenangan Pasangan Deddy-Dedi, MQ Iswara. Setibanya di lokasi, Demiz langsung menuju ruang sidang Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) untuk mengklarifikasi dugaan pelanggaran tersebut.

Laporan tersebut disampaikan oleh masyarakat mengenai aktivitas Deddy Mizwar saat meresmikan sebuah masjid di Bojongsoang, Kabupaten Bandung pada 7 April yang lalu. Diduga, berdasarkan laporan Demiz telah kampanye di tempat ibadah.

"Ada laporan bahwa salah satu pasangan calon ini dalam masa cutinya meresmikan masjid dan di tanda tangan oleh Wakil Gubernur. Ada beberapa background yang terindikasi adalah para timnya. Kami panggil dan kita proses," kata Ketua Bawaslu Jabar Harminus Koto menjelaskan terkait laporan tersebut.

Dia mengatakan, bahwa panggilan kepada Demiz merupakan yang kedua kalinya dilakukan oleh Bawaslu setelah panggilan pertama ia tidak hadir dan diwakilkan oleh kuasa hukumnya.

"Kemarin panggilan peramat tidak hadir, yang hadir tim hukumnya lalu kita sampaikan karena yang dilaporkan orang bersangkutan maka beliau menghadiri untuk diklarifikasi," kata Herminus.

Harminus mengatakan, setelah dilakukan klarifikasi terkait aktivitas tersebut proses selanjutnya ialah pembuktian. Pihak Bawaslu akan menghadirkan saksi-saksi, diuraikan kejadiannya seperti apa. Jika terbukti, sanksinya bisa pidana juga sanksi administrasi.

"Sanksinya tergantung hasil putusan Gakumdu. Masih ada waktu beberapa hari lagi. Ini baru tahap awal," ucapnya.

Editor: Endan Suhendra

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR