Nasdem Garut Enggan Dijadikan Pelengkap Koalisi Partai di Pilkada 2018

Dok

Ketua DPD Nasdem Garut Tubagus Hamzah

Nasdem Garut Enggan Dijadikan Pelengkap Koalisi Partai di Pilkada 2018

Pilkada

Minggu, 19 November 2017 | 16:32 WIB

Wartawan: Robi Taufik Akbar

PARTAI Nasional Demokrat (Nasdem) yang di nahkodai Surya Paloh, dalam menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Garut tahun 2018, belum mengambil sikap siapa yang akan di jagokan. Namun kendati demikian Partai Nasdem sudah mengajukan nama untuk di rekomendasi oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Hal ini diungkapkan Ketua DPD Nasdem Garut, Tubagus Hamzah, Minggu (19/11/2017) melalui saluran ponselnya.

"Y, kita Nasdem belum mengambil sikap apakah akan mencalonkan Bupati/Wakil Bupati. Hanya saja saat pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah, ada dua nama yang mendaftar, yakni Raden Marlan dan Holil Aksan Umazein. Keduanya suah di ajukan baik ke DPW dan DPP," kata Tubagus Hamzah.

Ia menuturkan, partainya sampai sekarang sama sekali belum melakukan koalisi dengan partai manapu. Hanya saja sudah melakukan komunikasi politik dengan seluruh partai.

"Untuk koalisi kita bukan saja menyamakan persepsi saja, tetapi harus bisa diterima oeh rakyat. Yang mana Nasdem ingin berkoalisi dengan partai yang benar-benar mengedepankan kepentingan rakyat. Koalisi itu harus matang dan mengedepankan kepentingan rakyat yang ada di bawah," ucap Tubagus.

Selain telah melakukan komunikasi politik dengan partai politik, sejumlah tokoh Garut, yang hendak mencalonkan diri sudah banyak yang berkomunikasi diluar yang ikut dalam pendafataran di Nasdem. Meraka diantaranya, Rektor Uniga, Abdusy Syakur Amin, Dedi Hasan Bahtiar, Agus Supriadi dan Rudy Gunawan. Namun, diantara mereka sebagai barometer politik belum menyerahkan hasil survai faktual.

"Nasdem ingin bakal calon yang diusung dilihat dari hasil survai. Sehingga, kami meminta hasil survai terkahir setiap bakal calon. Belum ada yang memberikan hasil survai secara faktualnya," cetusnya.

Dari sejumlah nama tokoh Garut, yang sudah melakukan komunikasi politik hanya Rudy Gunawan, yang tidak secara langsung bertemu, melainkan melalui para pengurus paretai Gerindra.

Diakuinya, Nasdem Garut tidak meminta posisi dalam melakukan koalisi partai. Namun Nasdem juga tidak mau dijadikan sebagai pelengkap saja dalam koalisi, kendati hanya memiliki dua kursi di DPRD Garut.

"Kami tidak mau dijadikan sebagai pelengkap dalam berkoalisi. Walaupun tidak meminta untuk posisi Bupati atau Wakil Bupati. Hany satu koalisi terbangun untuk kemajuan Garut dan kepentingan rakyat," pungkasnya.

Editor: H. Dicky Aditya

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR