DPD Golkar Jabar Beri Waktu Emil Untuk Tentukan Wakilnya Hingga 25 November

net

DPD Golkar Jabar Beri Waktu Emil Untuk Tentukan Wakilnya Hingga 25 November

Pilkada

Selasa, 14 November 2017 | 19:19 WIB

Wartawan: Anthika Asmara

BADAN pengendali dan pemenangan pemilu (Bapilu) DPD Golkar Jabar berikan waktu hingga 25 November 2017 kepada Ridwan Kamil sebagai bakal calon Gubernur untuk memutuskan calon wakil Gubernur dari partai Golkar.

Ketua Bapilu Golkar Jabar M.Q Iswara mengatakan, Emil panggilan Ridwan Kamil harus segera tentukan sikap untuk calon wakil Gubernurnya yang harus dari partai Golkar. Pasalnya, dalam waktu dekat ini menghadapi pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 Golkar sudah memiliki agenda.

"Emil harus bisa menyesuaikan dengan Golkar juga sebaiknya secepatnya memutuskan wakil dari Golkar karena kita juga sudah siapkan jadwal untuk pilgub," kata Iswara di Sekretariat DPD Golkar Jabar Jalan Maskumambang kota Bandung, Selasa (14/11/2017).

Jika hingga akhir November ini tidak memutuskan siapa yang akan menjadi wakil Gubernurnya, lanjutnya, maka Golkar juga akan mengambil sikap.

"Jika tidak ditentukan dari Golkar maka ini juga menjadi keresahan kader bahkan bisa jadi mesin partai tidak berjalan. Kemudian saya mendapat kabar untuk wakilnya akan ada kontestasi yang ini akan membinungkan kader Golkar lagi," ujarnya.

Menurut Iswara, pihaknya tidak mau "cek kosong" Emil hanya diberikan rekomendasi dari DPP Golkar, namun tidak pernah mendatangi  DPD provisni Jabar, terlebih lagi mendatangi kader hingga pengurus kecamatan dan desa.

"Saya khawatir jika Emil masih tidak melakukan konsolidasi dengan Golkar, maka gemuruh kader terus berlangsung," tuturnya.

Ketua DPD Golkar Jabar, Dedi Mulyadi membenarkan hal tersebut. Pasalnya kader Golkar memang harus ada kepastian atas keputusan yang sudah ditentukan oleh DPP.

"Harus ada tindak lanjutnya ke DPD provinsi hingga pengurus kecamatan dan desa," kata Dedi.

Dedi menjelaskan, setelah ada kejadian seperti ini di tubuh Golkar yang menetukan calon Gubenur bukan dari Kader terbaiknya, terlihat "spirit" yang sangat baik dari kader.

"Namun dengan spirit dari Pengurus Kecamatan kita harus memahami keputusan yang ditentukan oleh DPP tersebut. Saya ucapkan terimakasih kepada kader yang terus mendukung saya," ucapnya.

Kemudian ketika disinggung komunikasi politik dengan partai lain pasca keputusan DPP memberikan rekomendasi kepada Emil, Dedi menjelaskan, komunikasi lintas parpol masih jalan, terutama dengan PDIP. Bukan hanya itu dengan Demokrat, PAN, PPP dan juga Hanura masih berjalan.

"Kalau komunikasi dengan siapa saja baik, bahkan dengan Perindo juga yang belum memiliki legislatif juga saya komunikasi," tuturnya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:



BERITA LAINNYA

KOMENTAR