Deden M. Natsir Akhiri Musim Lebih Cepat

Persib

Kamis, 11 Juli 2019 | 17:27 WIB

190711171855-deden.jpg

@persib

PENJAGA gawang Persib Bandung, Muhammad Natshir Fadhil Mahbuby harus mengakhiri musim kompetisi Liga 1 2019 lebih cepat. Hal itu akibat cedera yang diperolehnya saat melawan Persija Jakarta, Rabu (10/7/2019) kemarin.

Pemain yang karib disapa Deden ini mengalami cedera patah tulang kering di bagian fibula dan tibia, usai bertabrakan dengan gelandang Persija, Bruno Matos.

Dokter Persib Raffi Ghani mengatakan, jika Deden masih dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Jakarta, pasca menjalani operasi. Tindakan medis ini diperlukan sang kiper mengingat cederanya berbeda dengan yang dialami Kim Jeffrey Kurniawan dan Dedi Kusnandar.

“Kalau Kim sama Dedi itu fraktur tulang fibula dan itu tidak perlu dilakukan operasi. Kalau Deden karena frakturnya multiple bukan cuma satu fibul, tapi sama fraktur tibianya,” papar Raffi, di Bandara Husein Sastranegara Bandung, Kamis (11/7/2019).

“Memang harus dilakukan operasi supaya mempercepat penyembuhan. Nantinya saat penyembuhan nyambung lagi tulangnya sesuai dengan bentuk normal sebelumnya,” imbuhnya.

Raffi mengungkap, saat dibawa ke rumah sakit, tim dokter langsung memutuskan untuk melakukan tindakan operasi. Setelah operasi, terangnya, tinggal menunggu proses pemulihan cedera.

“Pada prinsipnya, menunggu pertumbuhan tulang itu memang perlu waktu. Ada proses untuk mempercepat penyembuhannya, dengan memasang satu plat di tulang yang patahnya, semacam pen agar tulangnya kembali nyambung,” jelasnya.

Raffi sendiri mengaku tidak begitu jelas melihat kejadian yang menimpa shot-stopper Maung Bandung itu. Namun, dirinya memerkirakan saat bertubrukan dengan Bruno ada tumpuan yang kurang stabil dari Deden.

“Saat itu Deden merasakan sakit. Pas dilakukan pemeriksaan, ada bentuk kaki yang tidak semestinya dan saya menyakini itu fraktur atau patah tulang. Maka itu dilakukan reposisi dan langsung dibawa ke rumah sakit, di sana dilakukan scan dan ternyata memang betul ada fracture multiple di tulang tibia dan fibula,” urai Raffi.

Terdampak cedera tersebut, pemain berusia 26 tahun itu harus mengakhiri musim 2019 dengan cepat. Pasalnya, diutarakan Raffi, proses pemulihan bisa memakan waktu hingga enam bulan.

“Kemarin itu memang suatu musibah yang semua orang tidak mau mengalami itu. Deden pun merasa terpukul dengan kejadian itu. Dia bilang ke saya, kalau dia lagi enak mainnya, karena sebelumnya juga banyak melakukan penyematan bola, tapi ternyata malah cedera,” bebernya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA