Ini Kunci Tira-Persikabo Bisa curi Poin di Kandang Persib

Persib

Selasa, 18 Juni 2019 | 22:11 WIB

190618221242-ini-k.jpg

Darma Legi

Tira-Persikabo berhasil menahan imbang tuan rumah Persib Bandung dalam laga tunda Liga 1 2019, di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (18/6/2019) malam.

Dalam laga yang berakhir 1-1 itu, gol Tira-Kabo diciptakan Loris Arnaud. Sementara, gol konsolasi Persib dicetak oleh bek mereka, Bojan Malisic pada akhir babak pertama.

Hasil ini tak terlepas dari perubahan strategi yang dilakukan oleh Rahmad Darmawan. Mengetahui rivalnya memiliki kualitas yang lebih baik, juru taktik Tira-Kabo ini mengubah beberapa posisi pemain.

“Seperti yang dilihat, Loris (Arnaud) tidak saya jadikan striker, tapi saya turunkan posisinya. Karena kalau saya taruh dia di depan, akan jadi fokus bagi bek Persib, Jupe (Achmad Jufriyanto) dan Bojan (Malisic), untuk di-marking,” ungkap RD, dalam jumpa pers pasca pertandingan.

Selain itu, motivasi yang tinggi dari anak asuhnya juga menjadi kunci utama keberhasilan menahan imbang tuan rumah di depan ribuan pendukung setianya. Apalagi, semenjak awal dirinya telah memeringatkan penggawa Tira-Kabo akan adanya tekanan, baik dari pemain Persib maupun bobotoh.

“Saya terus memberikan motivasi kepada para pemain. Karena kalau tanpa itu, akan sulit untuk menghadapi Persib di kandang mereka. Tapi, para pemain juga telah siap, fokus, dan menjalankan organisasi permainan dengan disiplin,” papar RD.

Banyaknya peluang terbuang dari para pemain Laskar Pajajaran juga tak luput dari perhatiannya. Namun begitu, RD enggan menyalahkan anak asuhnya yang gagal mengonversi beberapa peluang menjadi gol. Menurutnya, hal ini menjadi bagian dari sebuah pertandingan sepakbola.

“Ini biasa di akhir-akhir pertandingan. Karena di waktu-waktu itu, kondisi fisik pemain menurun dan fokus pasti menurun. Tapi, sebenarnya kalau mereka bermain efektif dan efisien pasti bisa memanfaatkan. Hanya saya tidak mau menyalahkan mereka, karena mereka yang tahu kondisi di lapangan,” urai eks pelatih Tim Nasional Indonesia itu.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA