Stadion SJH Ditawarkan ke Persib untuk Dikelola Profesional

Persib

Jumat, 12 April 2019 | 15:11 WIB

190412151615-stadi.jpg

dok

UNTUK menutupi besaran biaya pemeliharaan komplek olahraga Si Jalak Harupat, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung berencana menyerahkan pengelolaan sarana olahraga (SOR) tersebut kepada pihak swasta.

"Sampai saat ini saya sedang berusaha untuk menghubungi beberapa pihak swasta. Paling tidak nantinya bisa menekan biaya pemeliharaan karna cukup besar juga biayanya," Kata Kadispora Kabuoaten Bandung, Slamet Mulyana saat dijumpai di SOR Si Jalak Harupat, Kabuoaten Bandung, Jumat (12/4/2019).

Sejauh ini salah satu pihak swasta yang sedang dilobi untuk mengelola salah satu venue di SOR Si Jalak Harupat dikatakan adalah Persib. "Misalnya kalau sekarang saya tawarkan ke Persib, mudah-mudahan bisa seperi Stadion Iwayan diBali yang di kontrak oleh Bali United dengan durasi 5-10 tahun. itu kan secara otomatis dia bayar kontrak, lalu melakukan pemeliharaan dan bahkan di Bali mereka membangun lagi fasilitas cafe-cafe saya inginnya seperti itu," katanya. 

Sedangkan untuk fasilitas (venue) yang lainnya, ia pun mengaku sedang melakukan negosiasi-negosiasi serupa bersama pihak-pihak yang dinilai tepat untuk mengelola. "Kami sangat terbuka bagi pihak-pihak yang memang mau mengelola, barang kali ada? Silahkan," katanya

Bahkan jika memungkinkan, menurutnya pihak-pihak swasta tersebut bisa mengelola dan memelihara seluruh fasilitas yang ada di SOR Si Jalak Harupat. 

"Kalau ada yang bisa sekaligus mengelola semua lebih bagus, tapi sepertinya tidak mungkin, maka kita tawarkan satu-persatu seperti stadion dan lainnya," ujarnya.

Diainggung mengenai upaya pemeliharaan SOR sekarang, sejauh ini pihaknya mengaku masih mengandalkan biaya dari APBD dan berusaha mengaktivkan SOR dengan menggelar berbagai ajang kejuaraan. 

Seperti diketahui untuk menggunakan beberapa fasilitas yang ada SOR SJH pemerintah Kabupaten sudah mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) mengenai biaya retribusi penggunaan SOR SJH dimana hal tersebut bisa menjadi salah satu masukan bagi Pemerintah.

"Kebetulan untuk saat ini venue-venue yang ada di Jalak Hatupat memang sering digunakan untuk kegiatan cabor, seperti menyelenggarakan turnamen. Dengan demikian otomatis, jika sering digunakan dari segi pemeliharaan lebih terjamin karena tempat akan terus ber fungsi dan senantiasa terawasi," jelasnya. 

Tambahnya, melalui bantuan dari Gubernur, ia juga akan berusaha untuk memperbaharui kawasan olahraga yang menjadi kebanggan dari masyarakat di Kabulaten tersebut. Bahkan ia berencana untuk menjadikan lapangan latihan sepak bola sebagai lapangan sintetis. "Kita akan buat lapangab sepak bola sintetik diluar agar bisa dipergunakan dengan maksimal," pungkasnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR