Lawan Perseru, Persib Akan Belajar dari Dua Kekalahan

Persib

Senin, 11 Maret 2019 | 19:54 WIB

190311195505-lawan.jpg

Pikiran Rakyat

TAK ingin kembali dipermalukan di dikandangnya sendiri, skuat Maung Bandung bertekad raih poin sempurna pada laga pamungkas penyisihan grup A Piala Presiden 2019 kala bersua dengan Perseru Serui di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (12/3).

Kekalahan di dua partai sebelumnya, cukup membuat sang Pelatih Miljan Radovic belajar. Ia sepertinya tak ingin mengulang kekalahan serupa karena akan membuat timnya semakin terpuruk.

Saat sesi latihan di Stadion Si Jalak Harupat, Senin (11/3/2019) sore, Miljan Radovic menyatakan timnya siap menjamu Perseru Serui di laga pamungkas ini. Menjamu tim berjuluk Cenderawasih Jingga, Radovic siap mengantarkan kemenangan untuk Maung Bandung.

"Kita harus bermain maksimal untuk dapat memanfaatkan kesempatan ini. Saya sudah bicara dengan semua pemain dan kita siap untuk ambil tiga poin," kata Radovic.

Namun demikian, pelatih asal Montenegro ini tahu kekuatan Perseru. Meski sama-sama sebagai tim yang belum pernah meraih kemenangan di ajang ini, akan tetapi The Black Orange, julukan lain Perseru, berpotsnsi merepotkan timnya.

"Pertandingan pasti akan sulit. Tapi, kami siap bekerja keras dan bermain lebih baik dari mereka. Konsentrasi sangat diperlukan untuk dapat hasil yang bagus," tegasnya.

Soal adanya rencana boikot dari bobotoh pada laga nanti, Radovic berharap bobotoh bisa kembali memberikan dukungan untuk Persib. Di tengah kondisi tim yang tengah terpuruk saat ini, support dari suporter sangat diperlukan untuk membangkitkan motivasi pemain.

"Saya tidak mengerti, kalau tidak support saya ya support lah pemain atau Persib itu sendiri. Saya mungkin di sini 1 atau 5 tahun, saya tidak tahu tetapi Persib itu akan selalu di sini," ujarnya.

"Tidak ada alasan kenapa tidak support, karena saya pikir itu (hasil negatif) belum kompetisi dan saya minta mereka datang, kalau tidak bagus saya sendiri bicara tapi saya minta support dulu," imbuhnya.

Sementara Pelatih Perseru Serui, I Putu Gede berharap timnya bisa meraih kemenangan dari Persib. Meski bertindak sebagai tim tamu, namun Perseru punya catatan manis saat menghadapi Persib di Bandung pada musim lalu.

"Ini mudah-mudahan jadi tren dan sejarah bagi kami. Mudah-mudahan kami tidak kalah. Terpenting dalam event ini saya tidak melihat hasil pertandingan, yang saya lihat proses main secara baik," ungkapnya.

I Putu Enggan anak-anak asuhnya mengecewakan para penonton. Meski laga tidak menentukan dan disebut sebagai laga hiburan timnya bakal maksimal menghadapi Persib dikandangnya.

"Makanya kalau dibilang hiburan kami akan tampilkan yang terbaik, tidak asal-asalan. Ini untuk menghibur dan dalam artian kita harus main baik," ujarnya.

Absennya beberapa pilar andalan Persib dipandang Putu bukan suatu yang menguntungkan. Justru sebaliknya, timnya merasa sangat merugi jika Perseru harus menghadapi Persib tanpa kekuatan terbaiknya.

"Ini satu kerugian bagi kita. Ini kan pre season, itu kan mencoba merasakan atmosfer. Kalau lawan banyak yang absen, kita tidak bisa merasakan atmosfer kompetisi. Itu kerugian bagi kita," paparnya.

Meski Piala Presiden sendiri berstatus sebagai ajang pemanasan untuk setiap tim yang tampil di kompetisi Liga 1 atau Liga 2, namun Perseru tetap akan tampil fight dan bertekad membuat Persib semakin terpuruk.

"Ada dua kemungkinan besok di pertandingan, Persib bangkit atau makin terpuruk, ini yang harus kita antisipasi nanti," tandasnya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR