Pelatih Sudah Kantongi Strategi untuk Babak 32 Besar Piala Indonesia

Persib

Rabu, 23 Januari 2019 | 13:45 WIB

190123134831-pelat.jpg

Darma Legi

Para pemain Persib Bandung menggelar game internal saat latihan sore, di Stadion GBLA, Gedebage, Kota Bandung, Selasa (22/1/2019). Pada latihan sore tersebut tim Persib Bandung menggelar game internal untuk mematangkan taktik dan strategi dari tim pelatih.

JAJARAN pelatih sudah mendapat gambaran untuk komposisi pemain yang akan diturunkan pada Babak 32 Besar Piala Indonesia menghadapi Persiwa Wamena, di Stadion Wijayakusuma, Cilacap, Minggu (27/1/2019).

Berdasarkan hasil gim internal di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, pemain dibagi ke dalam dua tim dan melakukan simulasi layaknya pertandingan biasa. Jajaran pelatih pun mengaku cukup puas melihat hasil yang diraih pada game tersebut.

“Coach sangat puas dengan hasil latihan tadi, dari apa yang kita buat selama satu pekan atau dua fase dalam delapan hari. Di hari terakhir kita ada ujicoba melalui game internal, tadi kita lihat ada beberapa pemain yang jumlahnya sama, artinya ini 11 lawan 11 terus ditambah dua penjaga gawang,” tutur pelatih Fisik Persib Yaya Sunarya kepada wartawan termasuk wartawan Pikiran Rakyat, Irfan Subhan usia game internal, Selasa (22/1/2019) sore.

“Tapi dari hasil tadi, ada hasil yang bisa diambil. Kesatu adalah posisi pemain, kemudian hasil latihan kemarin seperti conditioning dan apa yang diinginkan Radovic sendiri dalam menerapkan strategi nanti dengan aliran bola-bola cepat kita terapkan di game internal ini,”tambahnya.

Hasil dari game internal ini akan menjadi bahan evaluasi, meski hasil akhir mencatat 3-0 melalui gol yang dicetak oleh M. Wildan Ramdani, Esteban Vizcarra, dan Srdjan Lopicic. Nantinya dari evaluasi akan dilakukan pembenahan sebelum Persib bermain di laga babak 32 Besar Piala Indonesia.  

“Bahan evaluasi tentunya bagaimana bergerak untuk menciptakan gol, selain finishing terakhirnya. Dari beberapa peluang yang ada, kita lihat ada tiga gol yang bisa bersarang. Untuk sementara ini, dari hasil nilai 3-0 itu cukup memuaskan bagi kita, tapi yang paling penting adalah bagaimana kerja pemain dalam dua fase ini, atau satu minggu ini dilakukan oleh pemain dengan kinerja yang bagus,”katanya.

Yaya mengatakan, usai game internal ini pemain akan diliburkan selama satu hari sebelum kembali menjalani latihan pada hari Kamis (24/1/2019). Tim Persib sendiri rencananya akan bertolak menuju Cilacap pada hari Jumat (25/1/2019).

“Nanti setelah Radovic datang (hari Kamis) baru kita lihat programnya, besok kita rencananya libur dan Kamis pagi kita latihan lagi. Ada beberapa hal yang menyangkut sisi taktik seperti set-piece atau misalnya bagaimana kita bermain menyerang atau bertahan, akan diberikan lagi lebih detail di latihan nanti,”ujarnya.

Dia menambahkan adanya kepastian penyelenggaraan Liga 1 yang akan mulai berlangsung pada awal bulan Mei, sebelumnya memang telah diantisipasi oleh jajaran pelatih dengan menyusun persiapan jangka panjang.

Namun selain Liga, skuad Maung Bandung juga akan mempersiapkan diri untuk beberapa turnamen seperti Piala Presiden dan Piala Indonesia. “Kita memang telah menyusun beberapa program untuk jangka panjang, menengah, dan pendek. Setelah itu kita akan buat evaluasi, dengan jadwal padat yang ada di liga nanti, tentunyamenjadi bahan untuk kita mempersiapkan agar menjadi lebih efektif dan siap lagi,”ucapnya.

Yaya mengatakan, hasil dari latihan yang telah dijalani termasuk game internal ini menjadi gambaran untuk merancang komposisi pemain dna skema yang akan digunakan. namun, untuk pemilihan pemain yang akan diturunkan di babak 32 Besar nanti sepenuhnya merupakan keweanangan drai pelatih kepala.

“Bayangan tentunya ada, skema dalam posisi setiap pemain kita selalu memberikan improvisasi bagi pemain itu sendiri untuk menunjukan yang terbaik di posisinya. Mungkin tadi bisa dilihat pemain-pemain yang kita rotasi, dari kemarin small-side game juga. Tentunya ini memberi kesempatan pada pemain untuk memberikan improve yang terbaik, dan kita nanti akan memberikan penilaian pada pemain untuk ditempatkan di posisi mana,”katanya.

Pada game internal ini juga pelatih memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk bermain, hal tersebut dilakukan agar mereka bisa lebih mudah beradaptasi dan memberikan pengalaman serta jam terbang.

“Kita memberikan kesempatan kepada pemain untuk berimprovisasi, kemudian tumbuh dan berkembang menunjukan bahwa kapasitas pemain itu ada progressnya, kita tidak punya pemain bintang, yang ada pemain yang memang bekerja berdasarkan posisinya, terbaik di posisi itu. Jadi kita memberikan kesempatan, tidak ada pemain junior-senior disini, kalaupun ada pemain muda yang main disitu, dia sudah bekerja keras,”tutur Yaya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR