180913193727-mario.jpg

Darma Legi

Mario Gomez, "Kami Bermain Baik, Saya Happy"

Persib

Kamis, 13 September 2018 | 19:37 WIB

Wartawan: Asep Awaludin

MAUNG Bandung sukses meraih poin penuh usai menumbangkan 'Singo Edan' Arema Malang dengan skor 2-0 (1-0) pada laga lanjutan Liga I 2018 pekan ke 21 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kamis (13/9/2018).

Dua gol yang dilesakkan lewat kaki Atep menit (42) dan Bojan Malisic (62) itu berhasil membawa kembali Persib ke puncak klasemen sementara Liga I 2018 dengan raihan poin 38 hasil dari 21 pertandingan atau terpaut 3 poin dari posisi kedua Bhayangkara FC.

Atas kemenangan ini pun, sang arsitek Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez mengaku sangat bersyukur. Ia memuji penampilan timnya yang tampil baik di laga ini.

"Kami bermain baik, bahkan sangat baik dipertandingan ini. Kemenangan ini sangat penting karena sudah satu bulan kita libur. Saya happy kami mendapat tiga poin," ujarnya dalam jumpa pers usai pertandingan.

Ia menilai, meski dalam laga ini pemainnya mengalami kelelahan, namun tak mempengaruhi performa tim. Alhasil, kemenangan atas Arema pun berhasil diraih timnya."Beberapa pemain kelelahan, tapi mereka kerja keras, saya suka selama pertandingan berlangsung," ucapnya.

Mengenai laga selanjutnya saat dijamu Borneo FC pekan depan, Gomez berharap kemenangan ini semakin menambah percaya diri pemain. "Jika memang ini bisa semakin menambah percaya diri dalam menatap pertandingan selanjutnya, kenapa tidak kita meraih poin lagi, meski kita akan kehilngan satu pemain, tapi tidak apa-apa ada sisi lain karena skuat ini merata dan seimbang," ungkapnya.

Sementara Pelatih Arema Malang, Milan Petrovic menilai bahwa laga ini berlangsung seru. Babak pertama timnya mampu merepotkan pertahanan tuan rumah, sayang Arema tak mampu mencetak gol ke gawang Persib, malah sebaliknya, Maung Bandung mampu mencetak gol lebih dahulu melalui kaki Atep di menit ke 42. "Pertandingan yang sangat luar biasa," ucapnya.

Di babak kedua, Milan menilai ada penurunan performa anak asuhnya. Apalagi setelah gol kedua Persib, para pemainnya terlihat kehilangan konsentrasi.

"Babak pertama cukup baik, tapi babak kedua sangat berbeda. Gol ke dua Persib membuat kami kehilangan konsentrasi. Ke depan kami akan analisa," katanya.

Ia pun mengakui timnya kerap mengalami kondisi seperti ini saat memasuki babak kedua. "Memasuki babak kedua saya tidak tahu permainan menurun. Mungkin ada beberapa beban dipikiran mereka. Kalau mampu mencetak gol mungkin akan baik seperti babak pertama. Selama ini kelemahan kami seperti itu, kita hanya punya dua starter, sebenarnya bisa menahan 70 persen energi, tapi saya tidak tahu kenapa tim ini harus mengakui kekalahan dari Persib," tuturnya.

Editor: H. Dicky Aditya

Bagikan melalui:

BERITA LAINNYA

KOMENTAR